Tutorial PHP-1: Perkenalan PHP

 

Tutorial PHP

PHP adalah bahasa pemrograman web yang ampuh untuk membuat website yang dinamis dan interaktif. PHP itu gratis dan sangat banyak digunakan dibandingkan bahasa pemrograman sejenisnya seperti ASP, dsb.

Contoh program PHP:

Kode-kode program PHP dapat disimpan pada file tersendiri atau dapat disisipkan ke dalam HTML seperti pada contoh di bawah ini.

1
2
3
4
5
6
7
8
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<?php
echo "Percobaan dengan PHP";
?>
</body>
</html>

Apa yang harus dipahami

Sebelum mempelajari PHP, sebaiknya memahami dulu dasar-dasar bahasa script web yang lain yaitu:

  1. HTML
  2. CSS
  3. JavaScript

Apa itu PHP?

PHP singkatan dari “PHP: Hypertext Preprocessor”. PHP adalah bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan. Program PHP yang kita buat disimpan dan dijalankan di sebuah web server. PHP bisa didownload dan digunakan secara gratis.

PHP adalah bahasa yang sangat populer dan menakjubkan.

  1. Sangat ampuh untuk membuat sistem blog terbesar di Internet (yaitu WordPress)
  2. Sangat andal untuk menggerakan media sosial terbesar (yaitu Facebook)
  3. Relatif mudah bagi pemulai untuk belajar bahasa pemrograman web

Bagaimana format file program PHP?

File program PHP diberi akhiran “.php”. File PHP bisa berisi teks, HTML, CSS, Javascript dan kode PHP itu sendiri. Program PHP disimpan dan dijalankan web server, dan hasilnya nya dikirimkan ke browser dalam bentuk kode HTML.

Apa yang dapat dikerjakan dengan PHP?

  1. PHP dapat menghasilkan halaman web yang dinamis
  2. PHP dapat membuat, membuka, membaca, menulis, menghapus dan menutup file di server
  3. PHP dapat membaca data dari form HTML
  4. PHP dapat mengirim dan membaca cookie pada browser
  5. PHP dapat menambah, menghapus dan mengubah data di database
  6. PHP dapat mengatur hak akses pengguna
  7. PHP dapat mengenkripsi data

Output yang dihasilkan PHP tidak terbatas pada HTML. Tetapi juga image, file PDF, dan bahkan film Flash. Dan juga bisa menghasilkan format teks, seperti XAML, JSON, dsb.

Mengapa memilih PHP?

  1. PHP berjalan di berbagai platform (Windows, Linux, Unix, Mac OS, dsb.)
  2. PHP kompatibel hampir dengan semua jenis web server (Apache, NGinx, IIS, dsb)
  3. PHP mendukung banyak database (MySQL, SQLServer, Oracle, PostgreSQL, dsb)
  4. PHP bisa didownload dan digunakan secara gratis
  5. PHP relatif mudah dipelajari

Pada artikel selanjutnya akan dipelajari bahasa pemrograman PHP lebih detil.

Uniserver: Software Apache, MySQL dan PHP yang Dapat Berganti-ganti Versi

 

Uniserver PHP, MySQL, Apache Installer

Pada artikel sebelumnya, disebutkan bahwa untuk menginstall PHP bisa menggunakan software installer XAMPP. Kali kini kita akan membahas software lain, yang memungkinkan berganti-ganti versi PHP dengan mudah.

Sejauh yang penulis tahu, kekurangan XAMPP adalah hanya dapat menginstall satu versi PHP saja, tidak dapat berganti-ganti. Padahal Kadang-kadang perlu berganti versi PHP untuk mencoba apakah script kita bisa berjalan di versi tertentu atau tidak. Misalnya ada script yang ditulis di versi PHP-5, kemudian ingin di test di PHP-7.

Salah satu software AMP (Apache, MySQL, PHP) yang bisa berganti-ganti versi PHP adalah Uniserver. Silahkan download gratis disini.

Setelah selesai download, buka filenya. Nanti akan ditanyakan kemana akan meng-ekstrak Uniserver. Misalnya ke drive C: seperti contoh ini.

Install Uniserver

Setelah proses ekstrak selesai, akan terbentuk folder C:\UniServerZ yang berisi file-file dan folder-folder Uniserver.

Uniserver PHP Installer

Untuk menjalankan Uniserver ini, pertama-tama klik pada file UniController.exe, maka akan muncul jendela Uniserver dimana kita bisa menentukan setting dan menjalankan server Apache & MySQL.

Install PHP, MySQL, Apache

Bila ingin memilih versi PHP mana yang akan dipakai, maka pilihlah menu PHP > Select PHP Version. Setelah itu barulah klik tombol Start Apache.

Berganti-ganti versi PHP dengan Uniserver

Bila ingin mengganti versi lain, Stop Apache terlebih dahulu. Kemudian pilih versi PHP dan Start Apache lagi.

Keunggulan dari software Uniserver selain bisa berganti versi PHP adalah:

  • Ukuran file software kecil
  • Bisa menambah versi PHP yang lain
  • Bisa menambah Perl, Filezilla server, dll.
  • Bisa disimpan dalam flashdisk tanpa perlu menginstall
  • Mengubah konfigurasi dengan mudah
  • Backup/Restore database MySQL ke alamat FTP
  • SMTP utility untuk mengirim email via PHP dari localhost
  • Mendukung SSL

Demikian pembahasan mengenai software Uniserver untuk menjalankan Apache, MySQL dan PHP yang bisa berganti-ganti versi. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Menggunakan MySQLi dengan Fungsi-Fungsi SimpleDB

 

Fungsi-fungsi PHP untuk MySQLI

Bagi yang menggunakan PHP 5 atau yang lebih lama, maka sudah terbiasa menggunakan fungsi-fungsi database mysql_* (misalnya: mysql_connect, mysql_query, dsb). Akan tetapi kalau ingin beralih menggunakan PHP 7, fungsi-fungsi mysql_* itu sudah tidak ada lagi, kita harus menggunakan fungsi mysqli_* atau PDO. Bagaimana cara mengatasinya?

Penulis juga mengalami error saat berpindah ke versi 7, yaitu tidak bisa menggunakan fungsi mysql_*. Tetapi untunglah di proyek-proyek sebelumnya penulis sudah menggunakan fungsi-fungsi buatan sendiri untuk melakukan manipulasi database. Jadi tinggal modifikasi bagian dalam fungsi-nya saja, tanpa mengubah keseluruhan program.

Silahkan download SimpleDB – kumpulan fungsi MySQLi di Github.

SimpleDB selain menggunakan fungsi-fungsi mysqli_*, juga menyediakan fungsi-fungsi manipulasi database yang umum. Seperti tambah, update, delete record pada tabel. Tanpa perlu menuliskan kode SQL yang panjang, cukup dengan menyiapkan variabel array dan memanggil fungsi db_insert() atau db_update(), maka record-record baru akan ditambahkan atau diupdate ke tabel yang dimaksud.

Contoh Menggunakan Fungsi-Fungsi SimpleDB:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
<?php
 
// include file nya
require("mysqlidb.php")
 
// connect ke database
db_connect("localhost", "root", "", "hrd");
 
// contoh baca record
$q = db_query("select * from karyawan");
while ($d = db_fetch($q)) {
    print "$d->nik, $d->nama<br/>";
}
 
// contoh insert ke tabel
$a = array();
$a['name'] = "Joni";
$a['kelas']  = 5;
db_insert("siswa", $a);
 
// contoh update tabel
$a = array();
$a['name'] = "Joni Keren";
$a['kelas']  = 6;
db_update("siswa", $a, "id=10");
 
?>

Contoh-contoh lainnya dapat dilihat di halaman Github.

5 Alasan Mengapa PHP Disukai Developer Web

 

5 Alasan Mengapa PHP disukai para developer web

Di dalam dunia pemrograman, bahasa yang paling banyak digunakan untuk pengembangan web adalah PHP. Ini dikarenakan PHP adalah bahasa yang memang dirancang untuk web dan juga banyak library open-source pendukungnya. Ada banyak keuntungan menggunakan PHP sebagai bahasa untuk pengembangan web. Di bawah ini dicantumkan 5 alasan mengapa para developer web menyukai PHP.

Sederhana:

Bahasa PHP dipengaruhi oleh sintaks C, relatif sederhana di bandingkan dengan Perl atau Python. Ini sebabnya disukai oleh programmer, bahkan programmer pemula pun relatif mudah untuk mempelajari PHP.

Fleksibel:

Script PHP mudah dimodifikasi. Kalau program yang dibuat sudah berjalan dan ingin diubah, maka tinggal diubah saja menggunakan kode editor, kemudian reupload ke server web hosting. Atau bisa langsung diedit menggunakan software FTP dan perubahan script tersebut langsung diterapkan secara realtime.

Integrasi:

PHP kompatibel dengan banyak OS (Operating System), dan dapat dengan mudah di integrasikan di berbagai OS yang berbeda-beda. Bisa berjalan di Unix, Linux, Solaris, OSX, Windows, dsb.

Kinerja:

Kinerja PHP sudah tak diragukan lagi, jutaan web di seluruh dunia menggunakan PHP. Blog yang sedang anda baca inipun pakai PHP. Dan sekarang ada PHP-7 dengan teknologi engine terbaru yang lebih cepat berkali-lipat.

Biaya:

Menggunakan PHP berarti sangat hemat, karena tidak ada biaya untuk membeli lisensi atau software. Karena PHP adalah open-source dan dapat bekerja dengan bermacam database yang juga open-source, seperti PostgreSQL, MySQL, MariaDB, dll.

PHP adalah pemrograman web yang relatif mudah, murah, dan didukung oleh komunitas yang menyediakan berbagai fungsi, aplikasi, dan contoh-contoh program. Tak dapat dipungkiri, PHP adalah bahasa pemrograman server-side yang disukai para developer web saat ini.

Rekomendasi Web Hosting SSD, Cloud, VPS, Dedicated Luar Negeri

 

Rekomendasi web hosting bagus dan murah

Apakah anda sedang mencari perusahaan web hosting yang cepat, bagus dan murah untuk keperluan blog pribadi, website organisasi, maupun website perusahaan? Di bawah ini ada rekomendasi web hosting untuk anda.

Apabila target pengunjung website adalah orang orang luar negeri, memakai jasa web hosting luar negeri adalah pilihan tepat. Akan tetapi walaupun target pengunjung website adalah orang Indonesia, tidak masalah menggunakan jasa web hosting luar negeri. Apalagi kalau teknologi yang digunakan oleh perusahaan web hosting sudah yang terbaru.

A2 Hosting

A2 Hosting adalah sebuah perusahaan web hosting yang sudah berdiri sejak 1999. Layanan yang tersedia adalah shared web hosting, cloud hosting, VPS dan dedicated hosting. Mempunyai data center sendiri dan terhubung dengan jaringan-jaringan internet besar seperti:

  • Level (3)
  • Savvis
  • Global Crossing
  • Cogent Communications

Keungulan web hosting di A2 Hosting adalah aksesnya yang sangat kencang (20x lipat) karena menggunakan teknologi SSD (solid state disk). SSD adalah jenis baru harddisk yang tidak menggunakan piringan, melainkan bersifat elektronis. Penggunaan SSD ini membuat akses ke website menjadi lebih cepat.

Selain kecepatan, keunggulan dari A2 Hosting juga adalah tarif web hosting yang sangat bersaing. Untuk shared web hosting yang unlimited, tarifnya hanya US$ 4.90 per bulan. Kita bisa membayar menggunakan Paypal atau Kartu Kredit.

Bila anda membutuhkan hosting VPS, tersedia juga hosting VPS dengan tarif yang bersaing. VPS 20GB tarifnya hanya US 5.0.

Masalah support tak diragukan lagi, karena A2 Hosting menyediakan Live Chat yang bisa dihubungi setiap saat.

Anda ingin web hosting yang bagus dan murah? Jangan ragu untuk mencoba A2 Hosting. Ada jaminan uang kembali 30 hari.
fast hosting

Mencetak Barcode dengan Mudah Menggunakan PHP dan FPDF

 

Mencetak barcode code128 dengan PHP

Pada artikel sebelumnya sudah dibahas tentang bagaimana mencetak ke printer via PDF menggunakan PHP. Sekarang kita bahas bagaimana membuat dan mencetak barcode ke PDF menggunakan PHP.

Sekarang ini barcode sudah banyak dipakai, tidak hanya untuk label barang. Tetapi juga dipakai sebagai ID karyawan, kartu anggota gym, kartu perpustakaan, dsb.

Bagaimana mencetak barcode dengan PHP? Caranya sangat mudah, kita bisa menggunakan library PDF dari FPDF yang bisa di download gratis.

Pertama-tama, download library FPDF disini.

Kemudian download script barcode disini. Script ini adalah contoh untuk menghasilkan barcode jenis Code128.

Contoh script membuat barcode:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
<?php
require('code128.php');
 
$pdf=new PDF_Code128();
$pdf->AddPage();
$pdf->SetFont('Arial','B',12);
 
$anggota =  array();
$anggota[] = array("nama"=> "Unyil", "kode" => "0001");
$anggota[] = array("nama"=> "Usro",  "kode" => "0002");
$anggota[] = array("nama"=> "Ucrit", "kode" => "0003");
 
$y = 20;
foreach($anggota as $a) {
    $pdf->Code128(20,$y,$a["kode"],80,20);
    $pdf->SetXY(20,$y+25);
    $pdf->Write(0,'Nama: '.$a["nama"]." - Kode: ".$a["kode"]);
    $y+=50;
}
$pdf->Output();
?>

Hasil tampilan script barcode ini dapat dilihat disini.

Contoh di atas menggunakan array sebagai data kode untuk barcode, bisa juga data diganti dengan membaca tabel dari database.

Contoh barcode jenis lain: Code 39 dan EAN-13

Selamat mencoba.

Contoh Dasar PHP Menggunakan Database MySQL dengan Fungsi-fungsi MySQLi

 

Koneksi database MySQL dengan PHP

Saat artikel ini ditulis, versi PHP sudah mencapai versi 7. Selain ada penambahan fitur-fitur baru, di versi PHP-7 juga ada fitur yang dihilangkan. Salah satu fitur yang dihilangkan adalah support pada ekstensi MySQL. Setiap programmer yang ingin menggunakan MySQL di PHP-7, harus menggunakan ektensi MySQLi (i artinya improved) atau menggunakan PDO.

Kelebihan menggunakan ektensi MySQLi antara lain:

  • Bersifat object-oriented
  • Mendukung Prepared Statements
  • Mendukung Multiple Statements
  • Mendukung Transactions

Di bawah ini contoh dasar bagaimana PHP berkomunikasi dengan database MySQL menggunakan fungsi-fungsi MySQLi. Kalau belum mengerti cara membaca database dan mengupdate database dengan SQL, silahkan pelajari dasar-dasar SQL disini.

Contoh script PHP dengan MySQLi:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
<?php
// Buat koneksi ke database
$db = new mysqli('localhost', 'user', 'pass', 'database_saya');
 
if($db->connect_errno > 0){
    die('Gagal membuka database ['. $db->connect_error.']');
}
 
// Contoh membaca record dari sebuah tabel
$sql = "SELECT * FROM user where stat='aktif' "; 
 
if(!$result = $db->query($sql)){
    die('Gagal menjalankan query ['.$db->error.']');
}
 
// Tampilkan jumlah record
echo 'Jumlah record terbaca: '. $result->num_rows;
 
// Contoh membaca semua record dan tampilkan 
while($record = $result->fetch_assoc()){
    echo "Username: ".$record['username'] . '<br />';
}
 
// Bersihkan memori penampung hasil
$result->free();
 
// Tutup database
$db->close();
 
?>

Menggunakan extensi MySQLi untuk terhubung ke database MySQL ternyata tidak sulit bukan? Selamat mencoba dan happy coding.

Mencetak Laporan ke Printer Menggunakan PHP dan MPDF

 

Cetak Laporan ke Printer dengan PHP Mencetak laporan ke printer menggunakan PHP memerlukan trik khusus. Ini dikarenakan mencetak sesuatu dari browser ke printer itu seringkali posisi layoutnya tidak sesuai seperti yang kita inginkan. Karena setiap browser memiliki setting margin, layout, skala yang bisa diatur-atur sendiri oleh pengguna browser di komputernya masing-masing.

Karena kondisinya demikian, maka kita tidak bisa mengandalkan pencetakan langsung ke halaman web — sebab layout bisa berubah-ubah. Solusinya adalah dengan mencetak ke .PDF. Sebab kalau sudah dicetak ke .PDF, maka di browser apapun akan mencetak sama persis seperti yang ada di file .PDF tersebut.

Salah satu library PDF untuk PHP yang menurut penulis cukup bagus untuk keperluan mencetak laporan adalah MPDF. Keunggulan MPDF ini adalah kemampuan mengkonversi format HTML menjadi PDF. Disamping itu ada fitur lain seperti penentuan ukuran kertas, setting header dan footer otomatis, dan sebagainya.

Library MPDF bisa di download gratis disini.

Di bawah ini ada contoh script sederhana bagaimana membuat tabel laporan menggunakan MPDF, yang nantinya bisa dicetak, bahkan disimpan dalam bentuk file .PDF

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
<?php
include('./mpdf57/mpdf.php');
 
ob_start();
?>
 
<style>
td {
    padding: 3px 5px 3px 5px;
    border-right: 1px solid #666666;
    border-bottom: 1px solid #666666;
}
 
.head td {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    background: #b7f0ff; 
}
 
table .main tbody tr td {
    font-size: 12px;
}
 
table, table .main {
    width: 100%;
    border-top: 1px solid #666;
    border-left: 1px solid #666;
    border-collapse: collapse;
    background: #fff;
}
 
h1 {
    font-size:20px;
}
</style>
 
<table class='main' repeat_header="1" cellspacing="0" width="100%" style="width:100%">
<thead>
<tr class="head">
    <td align='center' height="30">No.</td>
    <td>Kode Barang</td>
    <td align='center'>Nama Barang</td>
    <td align='right'>Saldo Stok</td>
</tr>
</thead>
 
<tbody>
<tr><td align='center'>1</td><td>PSG-001</td><td>Pasta Gigi</td><td align='right'>150</td></tr>
<tr><td align='center'>2</td><td>SBM-002</td><td>Sabun Mandi</td><td align='right'>63</td></tr>
<tr><td align='center'>3</td><td>PML-008</td><td>Pembersih Lantai</td><td align='right'>260</td></tr>
</tbody>
 
</table>
 
<?php
$content = ob_get_clean();
 
$header = '<table cellpadding=0 cellspacing=0 style="border:none;">
           <tr><td style="border:none;" align="left"><img src="img/logo-disini.jpg" width="42"></td>
           <td width="100%" style="border:none;"><h1>Laporan Stok Barang</h1></td></tr></table>';
 
$footer = '<table cellpadding=0 cellspacing=0 style="border:none;">
           <tr><td style="margin-right:-5px;border:none;" align="left">
           Dicetak: '.date("Y-m-d H:i").'</td>
           <td style="margin-right:-5px;border:none;" align="right">
           Halaman: {PAGENO} / {nb}</td></tr></table>';            
 
try {
    $mpdf=new mPDF('utf-8', "A4", 9 ,'Arial', 5, 5, 20, 5, 5, 4);
    $mpdf->SetTitle("Laporan Stok Barang");
    $mpdf->setHTMLHeader($header);
    $mpdf->setHTMLFooter($footer);
    $mpdf->WriteHTML($content);
    $mpdf->Output("laporan-stok.pdf","I");
} catch(Exception $e) {
    echo $e;
    exit;
}
?>

Contoh file .PDF yang dihasilkan dari script ini dapat dilihat disini.

Bila kita mengeset header dan footer dengan fungsi setHTMLHeader & setHTMLFooter, maka pada setiap halaman yang kita cetak, akan muncul header dan footer tersebut. Ini sangat berguna menampilkan judul laporan atau keterangan tambahan dibagian bawah halaman. Menjadikan laporan kita cantik dan rapi.

Selamat mencoba.

Cara Mengupload Desain Web ke Server Web Hosting

 

Mengupload desain web (berupa file HTML, gambar atau script PHP) itu mudah. Yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan upload adalah mengetahui dulu informasi ini (dari perusahaan web hosting):

  1. Alamat server
  2. Username FTP
  3. Password FTP
  4. Port FTP (biasanya port 21 atau 22)

Kemudian download terlebih dahulu software FTP (File Transfer Protocol). Software FTP digunakan untuk mengupload file ke komputer atau server lain. Software FTP yang populer, mudah digunakan dan gratis adalah FileZilla. Silahkan download software FileZilla disini.

Setelah didownload, silahkan install FileZilla dan jalankan. Pada jendela FileZilla akan dimunculkan kotak pertanyaan nama server, username, password dan port FTP. Isi sesuai dengan informasi FTP yang diberikan oleh perusahaan web hosting, setelah itu klik tombol Quickconnect. Setelah ter-connect, maka akan dimunculkan daftar file di komputer kita dan di server.

Silahkan pilih file dari komputer kita yang ingin diupload, kemudian pilih juga lokasi folder tujuan di server (misalnya /public_html), setelah itu klik kanan dan pilih upload.

Upload file ke server web hosting

Proses upload beres, silahkan cek di halaman browser apakah filenya sudah bisa dibuka atau belum. Mudah kan?

Mengapa File yang Sudah Diupload Tidak Muncul di Website?

 

File yang di upload tidak muncul di websiteFile HTML atau PHP yang sudah kita upload ke server ternyata tidak muncul di website. Kira-kira apa penyebabnya?

Ini beberapa kemungkinan penyebab file desain atau script PHP yang sudah di upload tidak muncul di website atau tidak mengupdate konten yang sudah ada.

Upload ke Server yang Salah

Mungkin maksud hati mengupload ke server A, akan tetapi yang yang dituju pada FTP atau file manager adalah server B. Kadang-kadang ini terjadi kalau sering bekerja pada beberapa beberapa website alamat server berbeda.

Upload ke Folder yang Salah

Pada umumnya, lokasi file web adalah di /home/user/public_html , kalau uploadnya ke folder yang salah, misalnya ke folder /home/, maka file-file yang kita upload tidak akan muncul web browser.

Ada Kesalahan di Script PHP

Kalau ada kesalahan pada script PHP dan setting error_reporting nya dimatikan, maka halaman website akan menampilkan halaman blank. Untuk mengecek apakah ada error, maka aktifkan sementara error_reporting dengan pernyataan error_reporting(E_ALL); kemudian upload ulang script nya dan cek apakah sudah muncul atau apakah ada error pada scriptnya.