
Kalau saat ini anda sedang belajar membuat website, ada sebuah eBook yang akan membimbing anda membuat sebuah website dari NOL. Anda tidak memerlukan pengetahuan teknis apapun untuk dapat membuat website, anda cukup membaca dan mengikuti latihan-latihan di dalam eBook ini. Silahkan download.
Di bawah ini adalah contoh script PHP yang sangat sederhana untuk membaca input dari form dan mengirimkan nya ke email. Script ini bisa dipakai untuk membuat contact form, form order sederhana, dsb. Silahkan dikembangkan sendiri.
<h3>Hubungi kami</h3>
<?php
if (isset($_POST['submit'])){
$email_saya = 'email@domain.com';
$from = $_POST['nama']." <".$_POST['email'].">";
if (mail($email_saya, $_POST['perihal'], $_POST['pesan'], $from))
print "Terima kasih telah menghubungi kami<br/>";
}
?>
<form method="post" action="<?php echo $_SERVER[PHP_SELF] ?>">
Nama anda : <input type="text" name="nama"><br/>
Alamat email : <input type="text" name="email"><br/>
Perihal : <input type="text" name="perihal"><br/>
Pesan anda:<br/>
<textarea name="pesan" rows="8" cols="40"></textarea><br/>
<input type="submit" name="submit" value=" Kirim ">
</form>
CPanel adalah control panel web hosting yang sangat populer karena relatif lengkap dan mudah. Kalau anda baru pertama kali menggunakan –atau masih belum familiar dengan– CPanel, di bawah ini ada panduan CPanel dalam format video. Dengan video ini anda dapat menyaksikan langkah-langkah menggunakan CPanel dengan jelas dan tahap demi tahap.
Video panduan akan tampil di window baru, kalau link yang anda klik tidak muncul, cobalah matikan pop-up blocker.
Apakah anda baru mengaktifkan sebuah account web hosting dan belum punya ide bagaimana membuat desain website anda? Cobalah mengunjungi beberapa website di bawah ini yang menyediakan template web gratis:
- Template web dengan CSS gratis
http://www.freecsstemplates.org/
- Template web XHTML/CSS gratis, info web desain, dll.
http://www.styleshout.com/
- Desain web open source
http://www.opendesigns.org/
- Template web gratis
http://www.templateworld.com/free_templates.html
- Desain web open source
http://www.oswd.org/
Untuk me-modifikasi template tersebut agar sesuai keinginan anda, gunakan HTML editor. Kalau anda belum punya software editor HTML, gunakan NVU yang gratis ( download di http://www.nvu.com ). Untuk megedit grafik-nya, anda bisa gunakan software yang gratis juga, GIMP = GNU Image Manipulation Program ( download di http://www.gimp.org ). Walaupun gratis, kemampuan GIMP tidak kalah dengan kemampuan Adobe Photoshop.
Selamat berkreasi.
Pernahkah anda mengupload desain web ke server web hosting tetapi desain tersebut tidak langsung tampil di browser?
Ini bukanlah sebuah kesalahan atau error di server web hosting. Kalau anda upload file dengan benar, maka file di server sebenarnya sudah terupdate dan bisa langsung dilihat oleh pengunjung Internet saat itu juga. Kalau ternyata tampilan di browser masih tampilan lama, kemungkinan besar masih ada cache di komputer anda. (Cache = data temporer yang disimpan di komputer sebagai buffer)
Bagaimana agar anda bisa langsung melihat tampilan yang baru?
- Cobalah refresh browser beberapa kali.
- Kalau masih menampilkan desain lama, cobalah clear cache di browser anda.
- Kalau tampilan tidak berubah juga ke desain yang baru, kemungkinan besar ada kesalahan upload tidak pada folder semestinya.
Catatan tambahan:
Pastikan semua file anda diupload ke folder public_html atau folder di bawahnya. File yang diupload selain ke folder public_html atau folder di bawah nya tidak akan bisa dibuka dari browser.
Pengguna Internet pemula sering bingung membedakan web hosting dengan nama domain. Banyak yang mengira untuk memiliki sebuah website cukup dengan memesan nama domain saja atau sebaliknya. Tak jarang hal ini menimbulkan salah paham antara pengguna dengan perusahaan web hosting.
Web hosting berbeda dengan nama domain walaupun keduanya terlihat sebagai satu buah website. Web hosting artinya menyewa disk space di sebuah server web, sedangkan nama domain adalah nama yang didaftarkan disuatu registrar (pendaftar domain) untuk digunakan sebagai sebuah alamat website.
Masih bingung? Kita coba buat analogi sbb:
Web hosting
Analoginya adalah anda menyewa sebuah toko di sebuah lokasi kompleks pertokoan dan anda membayar biaya bulanan/tahunan. Disana anda bisa menempatkan show room, perabotan, barang dagangan, dll.
Nama domain
Analoginya adalah anda mendaftarkan nama perusahaan anda ke Departemen Perdagangan/Kehakiman. Nama perusahaan tersebut tercatat dengan alamat anda perusahaan anda di lokasi pertokoan tersebut.
Jadi… web hosting berhubungan dengan lokasi (host), sementara nama domain berhubungan dengan identitas (nama orang, nama perusahaan, merek, brand, dsb.)
Apakah sudah cukup jelas sekarang?
Bila anda menginstall script PHP atau Perl di website anda, ada kala nya anda harus menulis ke sebuah file. Misalnya ke dalam file teks untuk menyimpan data atau konfigurasi script.
Di server web hosting yang berbasis Linux/Unix, sebuah file yang diupload tidak otomatis dapat ditulisi (writable). Jadi bila sebuah script perlu menulis ke sebuah file, kita harus mengubah file itu menjadi writable , yaitu dengan cara mengubah permission file tersebut.
Di sistem Linux/Unix, permission dibedakan berdasarkan nomor. Nomor tersebut menentukan apakah user/group/public bisa menulis/membaca/mengeksekusi file tersebut atau tidak.
Di bawah ini contoh angka-angka permission yang sering dipakai pada sebuah file:
- 777 - Semua bisa membaca/menulis/mengeksekusi file ini.
- 644 - Hanya pemilik file yang bisa membaca/menulis file ini, yang lain nya hanya bisa membaca saja
- 755 - Hanya pemilik file yang bisa membaca/menulis, yang lain hanya bisa membaca dan mengeksekusi file.
Bila script anda menampilkan pesan yang berbunyi kira-kira sbb: “Permission denied”, maka berarti anda perlu mengubah permission file itu menjadi writeable (angka 777).
Bagaimana caranya? Anda dapat mengubah file permission di CPanel -> File Manager dengan cara sbb:
- Masuk ke CPanel
- Klik “File Manager “
- Pilihlah file yang akan di ubah permission nya
- Klik menu “Change Permissions” pada menu di kolom kanan
- Ubah permission sesuai kebutuhan, misalnya 777 bila ingin set writeable

Untuk penjelasan detail tentang file permission di Linux/Unix silahkan anda baca di buku panduan Linux/Unix atau cari di Google.com.
Mengubah permission sebuah file dapat juga dilakukan melalui FTP. Satu saat nanti akan kami jelaskan.
Kalau anda menjalankan sebuah script PHP dimana ada proses Input –misalnya login atau search– tetapi tidak mau berjalan dengan benar, sangat dimungkinkan karena cara pemrograman anda menggunakan cara lama dimana variable dari form POST atau GET dibaca sebagai variable global di script PHP. Script ini akan berjalan dengan benar kalau setting PHP register_globals = On. Akan tetapi script PHP seperti ini tidak akan berjalan dengan benar di server web hosting Apenta.com, karena server Apenta.com menggunakan setting register_globals = Off. Solusi agar script PHP anda dapat tetap berjalan normal adalah dengan menggunakan php.ini lokal di folder script PHP anda, dengan kondisi setting register_global = On
Langkah-langkah nya:
- Buat file teks bernama “.htaccess” (*)
- Ketik teks sbb:
php_flag register_globals on
- Upload file .htaccess tersebut ke folder-folder yang berisi script PHP anda.
- Jalankan kembali dan cek script PHP anda.
Catatan:
Anda dapat membuat file teks menggunakan Notepad atau editor teks lainnya.
Apakah anda termasuk pemula dalam membuat desain web? Ataukah anda butuh inspirasi untuk membuat desain web yang bagus? Kalau ya, anda dapat menggunakan layanan desain web gratis dari www.freesitedesigner.com
FreeSiteDesigner.com is an easy-to-use online
professional site designer tool which requires No
HTML Knowledge. Build your site now! Sign up today.

Tersedia banyak template untuk macam-macam topik website dengan grafik yang bagus dan warna serta layout yang menarik. Dan yang yang paling penting, layanan ini gratis :-). Silahkan mendaftar dan cobalah membuat desain web. Kalau desain sudah ok, desain tersebut dapat langsung anda upload ke server web hosting Apenta.com dengan menyebutkan alamat website (nama domain anda), username dan password cpanel anda.
Tidak sedikit pengguna web hosting yang tidak tahu bahwa selain menggunakan space untuk website, mereka juga dapat membuat email account dengan domain sendiri, misalnya: nama@nama-domain.com atau nama-bagian@nama-domain.com, misalnya sales@nama-domain.com, direktur@nama-domain.com, dsb. Selain alamat email anda kelihatan lebih keren –karena memakai domain sendiri–, juga email-email tersebut dapat di download menggunakan email client seperti Microsoft Outlook atau sejenis nya.
Membuat email account di web hosting Apenta.com yang menggunakan control panel CPanel sangatlah mudah. Anda dapat menyaksikan bagaimana membuat email account dengan CPanel di video tutorial Membuat account email. Selamat menyaksikan!