Uniserver: Software Apache, MySQL dan PHP yang Dapat Berganti-ganti Versi

Uniserver PHP, MySQL, Apache Installer

Pada artikel sebelumnya, disebutkan bahwa untuk menginstall PHP bisa menggunakan software installer XAMPP. Kali kini kita akan membahas software lain, yang memungkinkan berganti-ganti versi PHP dengan mudah.

Sejauh yang penulis tahu, kekurangan XAMPP adalah hanya dapat menginstall satu versi PHP saja, tidak dapat berganti-ganti. Padahal Kadang-kadang perlu berganti versi PHP untuk mencoba apakah script kita bisa berjalan di versi tertentu atau tidak. Misalnya ada script yang ditulis di versi PHP-5, kemudian ingin di test di PHP-7.

Salah satu software AMP (Apache, MySQL, PHP) yang bisa berganti-ganti versi PHP adalah Uniserver. Silahkan download gratis disini.

Setelah selesai download, buka filenya. Nanti akan ditanyakan kemana akan meng-ekstrak Uniserver. Misalnya ke drive C: seperti contoh ini.

Install Uniserver

Setelah proses ekstrak selesai, akan terbentuk folder C:\UniServerZ yang berisi file-file dan folder-folder Uniserver.

Uniserver PHP Installer

Untuk menjalankan Uniserver ini, pertama-tama klik pada file UniController.exe, maka akan muncul jendela Uniserver dimana kita bisa menentukan setting dan menjalankan server Apache & MySQL.

Install PHP, MySQL, Apache

Bila ingin memilih versi PHP mana yang akan dipakai, maka pilihlah menu PHP > Select PHP Version. Setelah itu barulah klik tombol Start Apache.

Berganti-ganti versi PHP dengan Uniserver

Bila ingin mengganti versi lain, Stop Apache terlebih dahulu. Kemudian pilih versi PHP dan Start Apache lagi.

Keunggulan dari software Uniserver selain bisa berganti versi PHP adalah:

  • Ukuran file software kecil
  • Bisa menambah versi PHP yang lain
  • Bisa menambah Perl, Filezilla server, dll.
  • Bisa disimpan dalam flashdisk tanpa perlu menginstall
  • Mengubah konfigurasi dengan mudah
  • Backup/Restore database MySQL ke alamat FTP
  • SMTP utility untuk mengirim email via PHP dari localhost
  • Mendukung SSL

Demikian pembahasan mengenai software Uniserver untuk menjalankan Apache, MySQL dan PHP yang bisa berganti-ganti versi. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Yang sedang trend:

Rating:

Perbedaan Web Hosting dan Domain

Perbedaan web hosting dan domainBarangkali banyak yang masih bingung membedakan web hosting dengan nama domain. Berikut ini dijelaskan perbedaan nya dalam bahasa yang sederhana supaya mudah dimengerti.

Domain atau Nama Domain

Domain atau nama domain adalah alamat sebuah website. Misalnya ada sebuah alamat web http://www.microsoft.com , maka yang disebut domain adalah microsoft.com

Domain sebenarnya adalah nama alias dari alamat IP sebuah mesin, entah itu komputer, entah itu printer, HP, dsb. Pada contoh di atas, microsoft.com adalah alias dari alamat server Microsoft dengan alamat IPĀ 104.43.195.251. Karena tidak mungkin mengingat setiap alamat IP, maka diciptakanlah domain.

Setiap perusahaan atau pribadi bisa membeli domain sendiri untuk keperluan membuat website. Misalnya seorang bernama Andi Budiman ingin punya website dengan alamat sendiri, dia bisa membeli domain andibudiman.com , dsb.

Web Hosting

Web hosting adalah kegiatan menempatkan konten (berupa file HTML, gambar, database, dsb) di sebuah perusahaan penyedia jasa server web atau penyedia jasa web hosting. Penyedia jasa web hosting itu memiliki server web yang terhubung dengan jaringan Internet berkecepatan sangat tinggi selama 24jam, tidak pernah mati. Sehingga web kita bisa online dan diakses oleh publik Internet terus-menerus.

Kembali ke contoh domain di atas, Andi Budiman tidak bisa hanya memiliki domain untuk membuat website, akan tetapi harus menyewa jasa web hosting untuk menempatkan file-file desain webnya, sehingga bisa dibuka oleh publik Internet ketika seorang pengunjung mengetik http://www.andibudiman.com di sebuah browser Internet

Kalau pembaca ingin membeli domain dan berlangganan web hosting, pembaca dapat menggunakan jasa web hosting dari NiagaHoster. Selain harganya murah, kecepatan server bagus dan diberikan domain GRATIS. Klik disini untuk mendaftar di NiagaHoster.

Demikian penjelasan tentang perbedaan domain dan web hosting. Semoga bisa dipahami. Kalau masih kurang jelas silahkan ditanyakan di komentar.

Yang sedang trend:

Rating:

Cara Menginstall PHP di Komputer Sendiri

Untuk belajar pemrograman PHP, kita harus menginstall software PHP di komputer sendiri. Akan tetapi sebagai sebuah interpreter PHP tidak berdiri sendiri, perlu web server misalnya Apache dan database server misalnya MySQL (karena sebagian besar aplikasi PHP menggunakan database).

Untuk pemula yang baru mulai belajar PHP, tidak usah merasa pusing tentang cara menginstall PHP. Karena sudah ada software installer mudah yang akan menginstall Apache, PHP dan MySQL sekaligus dan langsung terkonfigurasi otomatis.

Salah satu software installer PHP yang direkomendasikan adalah XAMPP. Sebuah software installer PHP yang bisa di download gratis di website: Software installer PHP

Setelah di download, silahkan jalankan softwarenya, nanti akan ditanyakan lokasi installnya. Default nya adalah: c:\xampp

Setelah beres terinstall, jalankan XAMPP, nanti akan muncul control panel XAMPP. Pada bagian Apache dan MySQL, klik tombol Start untuk menghidupkan Apache dan MySQL sehingga akan muncul status Running berwarna hijau.

Control panel XAMPP PHP Installer

Untuk memastikan bahwa Apache dan PHP sudah benar-benar aktif, coba buka browser dan ketik alamat http://localhost. Kalau instalasi sudah berhasil, maka akan tampil halaman seperti ini di browser.

Halaman depan XAMPP PHP Installer

Selanjutnya kita akan cek apakah script PHP sudah bisa dijalankan atau tidak. Bukalah Notepad, kemudian ketik program kecil sbb:

<?php
phpinfo();
?>

Simpan file dengan nama info.php di folder c:\xampp\htdocs (kalau anda install di drive d:, maka simpan di d:\xampp\htdocs ,dst.).

Sekarang buka kembali browser dan ketik alamat http://localhost/info.php

Kalau PHP sudah aktif, maka akan muncul halaman seperti ini:

PHPInfo XAMPP PHP Installer

Nah, sekarang sudah bisa mulai belajar atau praktek pemrograman PHP di komputer sendiri. Semua file .php yang ingin dijalankan harus disimpan di folder x:\xampp\htdocs (ganti x dengan drive instalasi yang sesuai). File .php juga bisa disimpan dalam folder-folder yang berbeda. Misalnya kalau disimpan di x:\xampp\htdocs\contoh\file.php, maka di browser dibuka dengan alamat http://localhost/contoh/file.php dan seterusnya.

Selamat mencoba, kalau ada detil yang kurang jelas silahkan ditanyakan di komentar.

Yang sedang trend:

Rating:

Rekomendasi Web Hosting SSD, Cloud, VPS, Dedicated Luar Negeri

Rekomendasi web hosting bagus dan murah

Apakah anda sedang mencari perusahaan web hosting yang cepat, bagus dan murah untuk keperluan blog pribadi, website organisasi, maupun website perusahaan? Di bawah ini ada rekomendasi web hosting untuk anda.

Apabila target pengunjung website adalah orang orang luar negeri, memakai jasa web hosting luar negeri adalah pilihan tepat. Akan tetapi walaupun target pengunjung website adalah orang Indonesia, tidak masalah menggunakan jasa web hosting luar negeri. Apalagi kalau teknologi yang digunakan oleh perusahaan web hosting sudah yang terbaru.

A2 Hosting

A2 Hosting adalah sebuah perusahaan web hosting yang sudah berdiri sejak 1999. Layanan yang tersedia adalah shared web hosting, cloud hosting, VPS dan dedicated hosting. Mempunyai data center sendiri dan terhubung dengan jaringan-jaringan internet besar seperti:

  • Level (3)
  • Savvis
  • Global Crossing
  • Cogent Communications

Keungulan web hosting di A2 Hosting adalah aksesnya yang sangat kencang (20x lipat) karena menggunakan teknologi SSD (solid state disk). SSD adalah jenis baru harddisk yang tidak menggunakan piringan, melainkan bersifat elektronis. Penggunaan SSD ini membuat akses ke website menjadi lebih cepat.

Selain kecepatan, keunggulan dari A2 Hosting juga adalah tarif web hosting yang sangat bersaing. Untuk shared web hosting yang unlimited, tarifnya hanya US$ 4.90 per bulan. Kita bisa membayar menggunakan Paypal atau Kartu Kredit.

Bila anda membutuhkan hosting VPS, tersedia juga hosting VPS dengan tarif yang bersaing. VPS 20GB tarifnya hanya US 5.0.

Masalah support tak diragukan lagi, karena A2 Hosting menyediakan Live Chat yang bisa dihubungi setiap saat.

Anda ingin web hosting yang bagus dan murah? Jangan ragu untuk mencoba A2 Hosting. Ada jaminan uang kembali 30 hari.
fast hosting

Yang sedang trend:

Rating:

Tutorial PHP-5: Perintah print dan echo

Tutorial PHP

Dalam PHP, ada dua cara untuk menampilkan data, yaitu dengan echo and print.

Pada tutorial di blog ini kita menggunakan echo (dan print) hampir dalam setiap contoh program. Jadi pada artikel ini akan dibahas mengenai kedua perintah ini.

echo dan print pada dasarnya sama. Kedua-duanya digunakan untuk menampilkan data.

Perbedaannya: echo tidak memiliki nilai return, sedangkan print mempunyai nilai return 1 sehingga dapat digunakan dalam ekspresi. echo dapat menerima banyak parameter, sedangkan print hanya menerima satu parameter. Perintah echo lebih cepat sedikit dari perintah print.

Perintah echo

Perintah echo dapat digunakan dengan atau tanpa tanda kurung: echo atau echo().

Menampilkan Teks dengan echo

Berikut ini contoh bagaimana menampilkan teks dengan perintah echo (catatan: teks dapat berisi kode HTML):

1
2
3
4
5
6
<?php
echo "<h2>PHP memang asyikkk!</h2>";
echo "Hello world!<br>";
echo "Saya lagi belajar PHP!<br>";
echo "Tulisan ", "ini ", "dibuat ", "dengan ", "banyak parameter.";
?>

Menampikan Variabel dengan echo

Di bawah ini contoh bagaimana menampilkan teks dan variabel dengan perintah echo:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
$teks1 = "Tutorial PHP";
$teks2 = "http://blog.apenta.com";
$x = 50;
$y = 42;
 
echo "<h2>$teks1</h2>";
echo "Belajar PHP di $teks2<br>";
echo $x + $y;
?>

Perintah print

Perintah print dapat digunakan dengan atau tanpa tanda kurung: print atau print().

Menampilkan Teks dengan print

Di bawah ini contoh bagaimana menampilkan teks dengan perintah print (catatan: teks dapat berisi kode HTML):

1
2
3
4
5
<?php
print "<h2>PHP memang asyikkk!</h2>";
print "Hello world!<br>";
print "Saya lagi belajar PHP!<br>";
?>

Menampilkan Variabel dengan print

Di bawah ini contoh bagaiman menampilkan teks dan variabel dengan perintah print:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
$teks1 = "Tutorial PHP";
$teks2 = "http://blog.apenta.com";
$x = 500;
$y = 12;
 
print "<h2>$teks1</h2>";
print "Belajar PHP di $teks2<br>";
print $x + $y;
?>

Yang sedang trend:

Rating: