Membaca atau Mengimpor File Excel dengan PHP

Membaca file Excel menggunakan PHP

Kadang-kadang kita perlu membaca data dari sebuah file Excel untuk dimasukan ke dalam tabel pada sebuah database, agar nantinya bisa diolah dan ditampilkan di website atau aplikasi web yang kita buat. Dari pada mengetik ulang satu persatu data yang ada di file Excel ke database, lebih baik file Excel itu di-impor (baca dan proses) menggunakan program PHP.

Di Internet ada banyak library PHP untuk membaca file Excel, anda bisa mencari di Google. Saat ini saya ingin membagikan sebuah library PHP Excel yang sederhana berukuran kecil, yang dapat membaca file Excel cukup akurat.

Library pembaca file Excel menggunakan PHP itu bernama Spreadsheet Reader.
Library Excel ini bisa didownload gratis di halaman Github: https://github.com/nuovo/spreadsheet-reader

Cara menggunakan nya cukup sederhana. Ekstrak file yang sudah di download pada sebuah folder, kemudian buatlah sebuah script PHP untuk membaca file Excel yang ingin di-impor. Berikut ini contoh-nya, silahkan dikembangkan sesuai keperluan.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
<?php
require('php-excel-reader/excel_reader2.php');
require('SpreadsheetReader.php');
 
$reader = new SpreadsheetReader('file-excel-anda.xlsx');
foreach ($reader as $baris) {
 
   print_r($baris);
 
   // $baris[1] <-artinya kolom A
   // $baris[2] <-artinya kolom B
}
?>

Pada contoh di atas, class SpreadsheetReader akan membaca file Excel dan kemudian menghasilkan array dua dimensi (baris, kolom) yang berisi data dari file Excel yang dibaca tersebut.

Di bawahnya terdapat perulangan foreach, tujuannya untuk membaca setiap baris pada array. Variabel $baris akan menampung data-data kolom pada baris yang sedang dibaca saat ini.

Yang sedang trend:

Rating:

Mengapa File yang Sudah Diupload Tidak Muncul di Website?

File yang di upload tidak muncul di websiteFile HTML atau PHP yang sudah kita upload ke server ternyata tidak muncul di website. Kira-kira apa penyebabnya?

Ini beberapa kemungkinan penyebab file desain atau script PHP yang sudah di upload tidak muncul di website atau tidak mengupdate konten yang sudah ada.

Upload ke Server yang Salah

Mungkin maksud hati mengupload ke server A, akan tetapi yang yang dituju pada FTP atau file manager adalah server B. Kadang-kadang ini terjadi kalau sering bekerja pada beberapa beberapa website alamat server berbeda.

Upload ke Folder yang Salah

Pada umumnya, lokasi file web adalah di /home/user/public_html , kalau uploadnya ke folder yang salah, misalnya ke folder /home/, maka file-file yang kita upload tidak akan muncul web browser.

Ada Kesalahan di Script PHP

Kalau ada kesalahan pada script PHP dan setting error_reporting nya dimatikan, maka halaman website akan menampilkan halaman blank. Untuk mengecek apakah ada error, maka aktifkan sementara error_reporting dengan pernyataan error_reporting(E_ALL); kemudian upload ulang script nya dan cek apakah sudah muncul atau apakah ada error pada scriptnya.

 

Yang sedang trend:

Rating:

Web Hosting Untuk Website PHP Anda

Web hosting Indonesia murah dan bagusWeb hosting diperlukan untuk membuat sebuah website perusahaan, lembaga maupun blog pribadi. Web hosting adalah menyewa sebuah tempat di sebuah jasa penyedia server Internet yang akan menyimpan file website kita, baik file berupa HTML, PHP, gambar-gambar, maupun database MySQL.

Banyak jasa web hosting di luar negeri maupun di dalam negeri yang menawarkan jasa web hosting yang murah. Tapi harus diperhatikan bagaimana pelayanan tim supportnya. Karena website harus online 24 jam sehari tanpa masalah, maka tim support harus dapat dihubungi setiap saat untuk membantu kita mengatasi error di website sewaktu-waktu.

Banyak jasa web hosting yang menawarkan harga murah, akan tetapi support nya sangat tidak bagus. Tetapi ada juga yang supportnya bagus, akan tetapi servernya lambat atau fiturnya tidak lengkap.

Bila anda membutuhkan jasa web hosting yang murah tetapi dengan support yang bagus, maka saya sarankan untuk mendaftar web hosting di NiagaHoster.

Perusahaan web hosting NiagaHoster termasuk perusahaan yang memberikan jasa web hosting yang paling murah, dengan server yang kencang. Tarifnya sangat cocok untuk pemula, pelajar, maupun mahasiswa yang sedang belajar atau sedang praktek membuat website.

Selain tarif jasa web hosting yang paling murah, ditambah lagi GRATIS nama domain selamanya. Ini sangat luar biasa menghemat biaya hosting, terutama untuk anda yang baru mulai berbisnis online dan ingin mencoba membuat website sendiri untuk mengonlinekan bisnis anda.

Anda bisa bandingkan sendiri dengan yang lain, atau kalau anda melihat tarifnya sudah murah, langsung saja mendaftar. Karena web hosting ditempat lain walaupun lebih murah, belum tentu supportnya lebih bagus.

Klik disini untuk mendaftar web hosting di NiagaHoster.

Yang sedang trend:

Rating:

Tutorial PHP-4: Variabel PHP

Tutorial PHP

Variabel adalah sebuah lokasi di memori yang berfungsi sebagai “penampung” informasi. Disebut variabel karena isi penampung ini bisa berubah-ubah.

Membuat atau Mendeklarasikan Variabel PHP

Di dalam PHP, sebuah variabel diawali dengan tanda $, diikuti dengan nama variabel-nya. Contohnya sebagai berikut:

1
2
3
4
5
<?php
$teks = "Hello world!";
$x = 5;
$y = 10.5;
?>

Setelah proram dijalankan, maka variabel $teks akan menampung nilai “Hello world!”, variabel $x menampung angka 5, dan variabel $y menampung angka 10.5.

Apabila ingin menyimpan sebuah teks, maka teks tersebut harus diapit dengan tanda kutip.

Tidak seperti pada bahasa pemrograman yang lain, PHP tidak mempunyai perintah khusus untuk mendeklarasikan variabel. Akan tetapi variabel itu dibuat langsung.

Variabel PHP

Variabel bisa memiliki nama yang singkat (seperti: x dan y) atau nama yang lebih bermakna (seperti: umur, total, nama_siswa).

Aturan variabel PHP:

  • Nama variabel diawali dengan tanda $, diikuti dengan nama variabel
  • Nama variabel harus diawali huruf atau garis bawah
  • Nama variabel tidak boleh diawali dengan angka
  • Nama variabel hanya boleh terdiri dari huruf-angka dan garis bawah (A-z, 0-9, dan _ )
  • Nama variabel membedakan huruf besar dan kecil (Contoh: $umur dan $UMUR adalah dua variabel yang berbeda)

Harap diingat, nama variabel PHP membedakan huruf besar dan kecil!

Menampilkan Variabel

Perintah PHP echo paling sering digunakan untuk menampilkan variabel.

Di bawah ini adalah contoh bagai mana menampilkan teks dan variable:

1
2
3
4
<?php
$teks = "Indonesia";
echo "I love $teks!";
?>

Contoh di bawah ini menampilkan hasil yang sama:

1
2
3
4
<?php
$teks = "Indonesia";
echo "I love " . $teks. "!";
?>

Contoh menampilkan hasil penjumlahan dua buah variabel angka:

1
2
3
4
5
<?php
$x = 15;
$y = 6;
echo $x + $y;
?>

Catatan: Anda akan mempelajari lebih lanjut tentang perintah echo dan bagaimana cara menampilkan data pada tutorial berikutnya.

Variabel PHP Bertipe Fleksibel

Pada contoh-contoh diatas, kita tak perlu memberitahukan kepada PHP tipe dari variabel-nya (apakah teks, angka, dsb).

PHP secara otomatis akan mengkonversi sebuah variabel ke tipe yang sesuai dengan nilai dari variabel itu sendiri.

Hal ini berbeda dengan bahasa yang lain seperti C, C++ dan Java, seorang programmer harus mendeklarasikan nama dan tipe varibel sebelum menggunakannya.

Cakupan Variabel PHP

Di dalam PHP, variabel dapat dideklarasikan di mana saja di sepanjang program.

Cakupan variabel adalah bagian dari program yang dapat menggunakan atau membaca variabel tersebut.

PHP memiliki tiga jenis cakupan variabel:

  • Local
  • Global
  • Static

Cakupan Global dan Local

Sebuah variabel yang dideklarasikan di luar sebuah fungsi, akan memiliki CAKUPAN GLOBAL dan hanya bisa dibaca di luar fungsi, contoh seperti ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php
$x = 5; // cakupan global
 
function test() {
    // menggunakan x di dalam fungsi ini akan menghasilkan error
    echo "<p>Variabel x di dalam fungsi adalah: $x</p>";
}
 
test();
echo "<p>Variabel x diluar fungsi adalah: $x</p>";
?>

Sebuah variabel yang dideklarasikan di dalam sebuah fungsi, akan memiliki CAKUPAN LOCAL dan hanya dapat dibaca didalam fungsi itu saja. Contohnya sebagai berikut:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
function test() {
    $x = 5; // cakupan local
    echo "<p>Variabel x di dalam fungsi: $x</p>";
}
 
test();
// menggunakan x diluar fungsi akan menghasilkan error
echo "<p>Variabel x di luar fungsi: $x</p>";
?>

Anda dapat menggunakan nama variabel local yang sama pada fungsi-fungsi yang berbeda, karena variabel local hanya dikenali di dalam fungsi di mana variabel tersebut dideklarasikan.

Perintah Global di PHP

Perintah global digunakan untuk mengakses variabel global dari dalam sebuah fungsi.

Contoh menggunakan perintah global:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
<?php
$x = 100;
$y = 20;
 
function test() {
    global $x, $y;
    $y = $x + $y;
}
 
test();
echo $y; // menampilkan 120
?>

PHP juga menyimpan semua variabel global di sebuah array bernama $GLOBAL[indeks]. Indeks menyimpan nama variabel. Array ini bisa diakses dari dalam fungsi dan dapat digunakan untuk mengubah nilai variabel global secara langsung.

Contoh program sebelumnya dapat ditulis ulang seperti ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php
$x = 100;
$y = 20;
 
function test() {
    $GLOBALS['y'] = $GLOBALS['x'] + $GLOBALS['y'];
}
 
test();
echo $y; // menampilkan 120
?>

Perintah Static di PHP

Secara normal ketika sebuah fungsi selesai dijalankan, maka semua variabel di dalamnya akan dihapus dari memori. Akan tetapi, kadang-kadang kita ingin agar variabel tersebut jangan dihapus, karena akan digunakan untuk langkah berikutnya.

Untuk keperluan ini, gunakan perintah static ketika mendeklarasikan variabel ini. Contohnya sebagai berikut:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php
function test() {
    static $x = 0;
    echo $x;
    $x++;
}
 
test();
test();
test();
?>

Silahkan coba jalankan program di atas dan lihat hasilnya. Setiap kali fungsi dipanggil, variabel $x akan tetap berisi nilai terakhir.

Catatan: Variabel statis tetap bersifat local pada fungsi dimana variabel itu dideklarasikan.

Yang sedang trend:

Rating:

Tutorial Gratis Pemrograman dan Ilmu Komputer

Tutorial eBook Gratis Pemrograman

Internet adalah tempat belajar yang mengasyikan, asal ada kemauan apa saja bisa diketahui dan dipelajari.

Apakah anda sedang mencari tutorial atau ebook seputar ilmu IT atau pemrograman desktop, pemrograman web, pemrograman mikrokontroler atau pemrograman Android? Jika ya, anda bisa temukan tutorialnya di website TutorialsPoint secara gratis.

TutorialsPoint adalah salah satu website penyedia tutorial yang sangat banyak materinya. Terutama materi seputar IT dan termasuk juga elektronika. Salah satu kelebihan-nya dibandingkan web serupa adalah tersedia tutorialĀ  dalam file format .PDF yang bisa didownload. Hal ini tentunya akan memudahkan kita untuk mencetak atau menyimpannya dalam tablet sehingga lebih nyaman dibaca kapan saja dan dimana saja.

Tutorial format .PDF (ebook) dari TutorialsPoint ini juga penjelasannya mudah dimengerti. Selalu dimulai dari cara menginstall, penjelasan dasar-dasar dan contoh-contoh yang lengkap dan jelas.

Ada banyak sekali tutorial di TutorialsPoint, anda bisa lihat-lihat di halaman ini.

Di bawah ini adalah daftar Tutorial yang sudah penulis rangkum, yang langsung link ke file .PDF (ebook).

Tutorial Pengembangan Web

Tutorial CSS
Tutorial Javascript
Tutorial JSON
Tutorial HTML5
Tutorial Query UI
Tutorial SASS
Tutorial SEO
Tutorial AJAX
Tutorial JQuery

Tutorial CSS Framework

Tutorial Bootstrap
Tutorial Zurb Foundation

Tutorial Database

Tutorial SQLite
Tutorial Database Management System
Tutorial MySQL
Tutorial MariaDB

Tutorial Pemrograman Web

Tutorial HTTP
Tutorial PHP
Tutorial PHP7
Tutorial GIT

Tutorial PHP Framework

Tutorial CodeIgniter
Tutorial Laravel

Tutorial Pemrograman Umum

Panduan Web Developer
Sistem Informasi Manajemen
Struktur data dan algoritma
Sistem analisa dan desain
Pemrograman komputer
Dasar-dasar komputer

Tutorial Pemrograman Pascal & C

Library C standar
Pemrograman Pascal

Tutorial Pemrograman Android

Tutorial Phonegap

Tutorial Pemrograman Python

Tutorial Python
Tutorial wxPython

Demikian daftar tutorial / ebook gratis yang bisa didownload dari website TutorialsPoint. Semoga bermanfaat.

Yang sedang trend:

Rating:

Cara Mengupload Desain Web ke Server Web Hosting

Mengupload desain web (berupa file HTML, gambar atau script PHP) itu mudah. Yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan upload adalah mengetahui dulu informasi ini (dari perusahaan web hosting):

  1. Alamat server
  2. Username FTP
  3. Password FTP
  4. Port FTP (biasanya port 21 atau 22)

Kemudian download terlebih dahulu software FTP (File Transfer Protocol). Software FTP digunakan untuk mengupload file ke komputer atau server lain. Software FTP yang populer, mudah digunakan dan gratis adalah FileZilla. Silahkan download software FileZilla disini.

Setelah didownload, silahkan install FileZilla dan jalankan. Pada jendela FileZilla akan dimunculkan kotak pertanyaan nama server, username, password dan port FTP. Isi sesuai dengan informasi FTP yang diberikan oleh perusahaan web hosting, setelah itu klik tombol Quickconnect. Setelah ter-connect, maka akan dimunculkan daftar file di komputer kita dan di server.

Silahkan pilih file dari komputer kita yang ingin diupload, kemudian pilih juga lokasi folder tujuan di server (misalnya /public_html), setelah itu klik kanan dan pilih upload.

Upload file ke server web hosting

Proses upload beres, silahkan cek di halaman browser apakah filenya sudah bisa dibuka atau belum. Mudah kan?

Yang sedang trend:

Rating:

Tutorial PHP-6: Tipe-tipe Variabel

Tutorial PHP

Sebuah variabel dapat menyimpan data dengan tipe-tipe yang berbeda.

PHP mendukung tipe data sebagai berikut:

  • String
  • Integer
  • Float (juga disebut double)
  • Boolean
  • Array
  • Object
  • NULL
  • Resource

String

String adalah kumpulan dari huruf, misalnya “Hello World”.

Sebuah string dapat berupa teks apapun yang diapit dengan tanda kutip. Anda dapat menggunakan kutip tunggal maupun kutip ganda. Contohnya seperti ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
<?php
$x = "Hello world!";
$y = 'Hello world!';
 
echo $x;
echo "<br>";
echo $y;
?>

Integer

Integer adalah tipe data yang berupa bilangan bulat antara -2,147,483,648 sampai dengan 2,147,483,647.

Aturan Integer:

  • Paling sedikit harus ada satu angka
  • Tidak boleh ada tanda desimal
  • Dapat berupa angka positif maupun negatif
  • Integer dapat berupa desimal (bilangan dasar 10), hexadesimal (bilangan dasar 16, diawali dengan 0x) atau oktal (bilangan dasar 8 diawali dengan 0)

Pada contoh di bawah ini, variabel $x bertipe integer. Fungsi PHP var_dump() berguna untuk menampilkan tipe data dan nilainya:

1
2
3
4
<?php
$x = 1379;
var_dump($x);
?>

Float

Float adalah tipe data untuk angka pecahan.

Pada contoh di bawah ini, variabel $x bertipe float. Fungsi PHP var_dump() berguna untuk menampilkan tipe data dan nilainya:

1
2
3
4
<?php
$x = 13.793;
var_dump($x);
?>

Boolean

Boolean adalah tipe variabel yang isinya: TRUE atau FALSE.

$x = true;
$y = false;

Tipe boolean biasanya digunakan dalam pengecekan kondisi. Anda akan mempelajari pengecekan kondisi pada tutorial berikutnya.

Array

Array adalah tipe variabel yang menyimpan banyak nilai. Dan setiap lokasi penyimpanan nilai itu diberi indeks. Indeks ini bisa berupa angka atau nama.

Di bawah ini contoh sebuah array bernama $mobil, yang isinya ada 3. Untuk menampilkan isi variabel ini, kita gunakan fungsi var_dump().

1
2
3
4
<?php
$mobil = array("Kuda","Kijang","Panther");
var_dump($cars);
?>

Anda akan mempelajari lebih lanjut tentang variabel bertipe array pada tutorial berikutnya.

Object

Object adalah tipe variabel yang menyimpan data dan fungsi. Object itu kira-kira seperti sebuah bundel program yang isinya ada variabel, konstanta dan fungsi.

Untuk membuat sebuah variabel object, maka kita harus mendeklarasikan dahulu sebuah class. Class adalah definisi dari object yang berisi definisi properties (data/variabel) dan method (fungsi):

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
<?php
class Mobil {
    public $jenis;
    function __construct() {
        $this->jenis = "Sedan";
    }
}
 
// membuat object
$bmw = new Mobil();
 
// tampilkan property
echo $bmw->jenis;
?>

Mengenai object akan dibahas pada tutorial berikutnya.

NULL

Null adalah tipe data khusus yang hanya memiliki satu nilai, yaitu null.

Variabel bertipe null adalah variabel yang tidak ada nilai yang diberikan kepadanya.

Catatan: Kalau sebuah variabel dibuat tanpa diberi nilai, maka otomatis diberi nilai null oleh PHP.

Sebuah variabel dapat dikosongkan dengan cara memberikan nilai null, seperti contoh ini:

1
2
3
4
5
<?php
$str = "Belajar PHP";
$str = null;
var_dump($str);
?>

Resource

Resource tidak benar-benar merupakan data. Melainkan menyimpan referensi ke sebuah fungsi atau handle. Contoh variabel bertipe resource yang paling umum adalah koneksi database, file pointer, dsb.

Yang sedang trend:

Rating: