Berikut ini langkah-langkah mudah membuat website:
- Kalau website yang akan anda buat adalah blog dan anda menggunakan web hosting di Apenta.com, install Wordpress dengan cara: login ke CPanel -> Fantastico -> Wordpress. Setelah itu, cari template agar desain blog sesuai dengan selera anda.
- Kalau website anda adalah website statis sederhana tanpa menggunakan database, pergunakanlah jasa gratis dari www.freesitedesigner.com atau cari jasa sejenis di website pencari.
- Kalau anda ingin belajar membuat website sendiri dengan mudah, silahkan baca panduan dasar membuat website
Membaca email menggunakan Microsoft Outlook –atau software email lain– cocok untuk anda yang mempunyai akses Internet terbatas atau menggunakan dial up dengan hitungan waktu (time-based). Dengan Outlook, email yang masuk bisa dibaca secara offline karena email tersebut akan disimpan di komputer anda. Begitu juga dalam menulis email, kita bisa menulis beberapa email secara offline dan dikirim sekaligus pada saat online. Menghemat waktu koneksi dan bandwith.
Bagaimana cara setting Outlook agar bisa membuka/mendownload email dari sebuah server web hosting?
Langkah-langkah setting:
- Jalankan Miscrosoft Outlook
- Pilih menu Tools -> Email Account
- Pilih Add New Email
- Pilih POP3
- Ikuti cara pengisian seperti gambar di bawah ini…

Setelah selesai dengan setting di atas, cobalah test dengan mengklik tombol Send and Receive atau tombol F9.
CPanel adalah control panel web hosting yang sangat populer karena relatif lengkap dan mudah. Kalau anda baru pertama kali menggunakan –atau masih belum familiar dengan– CPanel, di bawah ini ada panduan CPanel dalam format video. Dengan video ini anda dapat menyaksikan langkah-langkah menggunakan CPanel dengan jelas dan tahap demi tahap.
Video panduan akan tampil di window baru, kalau link yang anda klik tidak muncul, cobalah matikan pop-up blocker.
Pengguna Internet pemula sering bingung membedakan web hosting dengan nama domain. Banyak yang mengira untuk memiliki sebuah website cukup dengan memesan nama domain saja atau sebaliknya. Tak jarang hal ini menimbulkan salah paham antara pengguna dengan perusahaan web hosting.
Web hosting berbeda dengan nama domain walaupun keduanya terlihat sebagai satu buah website. Web hosting artinya menyewa disk space di sebuah server web, sedangkan nama domain adalah nama yang didaftarkan disuatu registrar (pendaftar domain) untuk digunakan sebagai sebuah alamat website.
Masih bingung? Kita coba buat analogi sbb:
Web hosting
Analoginya adalah anda menyewa sebuah toko di sebuah lokasi kompleks pertokoan dan anda membayar biaya bulanan/tahunan. Disana anda bisa menempatkan show room, perabotan, barang dagangan, dll.
Nama domain
Analoginya adalah anda mendaftarkan nama perusahaan anda ke Departemen Perdagangan/Kehakiman. Nama perusahaan tersebut tercatat dengan alamat anda perusahaan anda di lokasi pertokoan tersebut.
Jadi… web hosting berhubungan dengan lokasi (host), sementara nama domain berhubungan dengan identitas (nama orang, nama perusahaan, merek, brand, dsb.)
Apakah sudah cukup jelas sekarang?