Cara Mengupload Desain Web ke Server Web Hosting

 

Mengupload desain web (berupa file HTML, gambar atau script PHP) itu mudah. Yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan upload adalah mengetahui dulu informasi ini (dari perusahaan web hosting):

  1. Alamat server
  2. Username FTP
  3. Password FTP
  4. Port FTP (biasanya port 21 atau 22)

Kemudian download terlebih dahulu software FTP (File Transfer Protocol). Software FTP digunakan untuk mengupload file ke komputer atau server lain. Software FTP yang populer, mudah digunakan dan gratis adalah FileZilla. Silahkan download software FileZilla disini.

Setelah didownload, silahkan install FileZilla dan jalankan. Pada jendela FileZilla akan dimunculkan kotak pertanyaan nama server, username, password dan port FTP. Isi sesuai dengan informasi FTP yang diberikan oleh perusahaan web hosting, setelah itu klik tombol Quickconnect. Setelah ter-connect, maka akan dimunculkan daftar file di komputer kita dan di server.

Silahkan pilih file dari komputer kita yang ingin diupload, kemudian pilih juga lokasi folder tujuan di server (misalnya /public_html), setelah itu klik kanan dan pilih upload.

Upload file ke server web hosting

Proses upload beres, silahkan cek di halaman browser apakah filenya sudah bisa dibuka atau belum. Mudah kan?

Tutorial PHP-6: Tipe-tipe Variabel

 

Tutorial PHP

Sebuah variabel dapat menyimpan data dengan tipe-tipe yang berbeda.

PHP mendukung tipe data sebagai berikut:

  • String
  • Integer
  • Float (juga disebut double)
  • Boolean
  • Array
  • Object
  • NULL
  • Resource

String

String adalah kumpulan dari huruf, misalnya “Hello World”.

Sebuah string dapat berupa teks apapun yang diapit dengan tanda kutip. Anda dapat menggunakan kutip tunggal maupun kutip ganda. Contohnya seperti ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
<?php
$x = "Hello world!";
$y = 'Hello world!';
 
echo $x;
echo "<br>";
echo $y;
?>

Integer

Integer adalah tipe data yang berupa bilangan bulat antara -2,147,483,648 sampai dengan 2,147,483,647.

Aturan Integer:

  • Paling sedikit harus ada satu angka
  • Tidak boleh ada tanda desimal
  • Dapat berupa angka positif maupun negatif
  • Integer dapat berupa desimal (bilangan dasar 10), hexadesimal (bilangan dasar 16, diawali dengan 0x) atau oktal (bilangan dasar 8 diawali dengan 0)

Pada contoh di bawah ini, variabel $x bertipe integer. Fungsi PHP var_dump() berguna untuk menampilkan tipe data dan nilainya:

1
2
3
4
<?php
$x = 1379;
var_dump($x);
?>

Float

Float adalah tipe data untuk angka pecahan.

Pada contoh di bawah ini, variabel $x bertipe float. Fungsi PHP var_dump() berguna untuk menampilkan tipe data dan nilainya:

1
2
3
4
<?php
$x = 13.793;
var_dump($x);
?>

Boolean

Boolean adalah tipe variabel yang isinya: TRUE atau FALSE.

$x = true;
$y = false;

Tipe boolean biasanya digunakan dalam pengecekan kondisi. Anda akan mempelajari pengecekan kondisi pada tutorial berikutnya.

Array

Array adalah tipe variabel yang menyimpan banyak nilai. Dan setiap lokasi penyimpanan nilai itu diberi indeks. Indeks ini bisa berupa angka atau nama.

Di bawah ini contoh sebuah array bernama $mobil, yang isinya ada 3. Untuk menampilkan isi variabel ini, kita gunakan fungsi var_dump().

1
2
3
4
<?php
$mobil = array("Kuda","Kijang","Panther");
var_dump($cars);
?>

Anda akan mempelajari lebih lanjut tentang variabel bertipe array pada tutorial berikutnya.

Object

Object adalah tipe variabel yang menyimpan data dan fungsi. Object itu kira-kira seperti sebuah bundel program yang isinya ada variabel, konstanta dan fungsi.

Untuk membuat sebuah variabel object, maka kita harus mendeklarasikan dahulu sebuah class. Class adalah definisi dari object yang berisi definisi properties (data/variabel) dan method (fungsi):

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
<?php
class Mobil {
    public $jenis;
    function __construct() {
        $this->jenis = "Sedan";
    }
}
 
// membuat object
$bmw = new Mobil();
 
// tampilkan property
echo $bmw->jenis;
?>

Mengenai object akan dibahas pada tutorial berikutnya.

NULL

Null adalah tipe data khusus yang hanya memiliki satu nilai, yaitu null.

Variabel bertipe null adalah variabel yang tidak ada nilai yang diberikan kepadanya.

Catatan: Kalau sebuah variabel dibuat tanpa diberi nilai, maka otomatis diberi nilai null oleh PHP.

Sebuah variabel dapat dikosongkan dengan cara memberikan nilai null, seperti contoh ini:

1
2
3
4
5
<?php
$str = "Belajar PHP";
$str = null;
var_dump($str);
?>

Resource

Resource tidak benar-benar merupakan data. Melainkan menyimpan referensi ke sebuah fungsi atau handle. Contoh variabel bertipe resource yang paling umum adalah koneksi database, file pointer, dsb.

Web Hosting Gratis 10GB Unlimited Bandwidth Mendukung PHP MySQL

 

Web hosting gratis 10GBBekerja dengan membuat desain web atau program web kadang memerlukan server web hosting gratisan untuk testing atau demo kepada klien / pelanggan.

Ada banyak penyedia jasa web hosting gratis yang bertebaran di Internet, seperti misalnya 000webhost dan sebagainya, tetapi sayangnya rata-rata hanya menyediakan space 1GB dan dengan versi PHP yang termasuk sudah lama.

Bagi anda pemula maupun professional yang membutuhkan web hosting gratisan untuk testing script atau untuk membuat website atau blog, sekarang ada jasa web hosting gratis dari Duniahost.com yang menyediakan web hosting gratis dengan space (kapasitas file) 10GB, bandwith unlimited dan versi PHP yang terbaru (bisa pilih versi PHP sendiri dari kontrol panel CPanel) dan harddisk jenis SSD (solid state disk) yang super cepat.

Untuk mendaftar web hosting gratis 10GB, silahkan langsung mengunjungi Duniahost.com

Selamat mencoba, selamat berkarya.

Uniserver: Software Apache, MySQL dan PHP yang Dapat Berganti-ganti Versi

 

Uniserver PHP, MySQL, Apache Installer

Pada artikel sebelumnya, disebutkan bahwa untuk menginstall PHP bisa menggunakan software installer XAMPP. Kali kini kita akan membahas software lain, yang memungkinkan berganti-ganti versi PHP dengan mudah.

Sejauh yang penulis tahu, kekurangan XAMPP adalah hanya dapat menginstall satu versi PHP saja, tidak dapat berganti-ganti. Padahal Kadang-kadang perlu berganti versi PHP untuk mencoba apakah script kita bisa berjalan di versi tertentu atau tidak. Misalnya ada script yang ditulis di versi PHP-5, kemudian ingin di test di PHP-7.

Salah satu software AMP (Apache, MySQL, PHP) yang bisa berganti-ganti versi PHP adalah Uniserver. Silahkan download gratis disini.

Setelah selesai download, buka filenya. Nanti akan ditanyakan kemana akan meng-ekstrak Uniserver. Misalnya ke drive C: seperti contoh ini.

Install Uniserver

Setelah proses ekstrak selesai, akan terbentuk folder C:\UniServerZ yang berisi file-file dan folder-folder Uniserver.

Uniserver PHP Installer

Untuk menjalankan Uniserver ini, pertama-tama klik pada file UniController.exe, maka akan muncul jendela Uniserver dimana kita bisa menentukan setting dan menjalankan server Apache & MySQL.

Install PHP, MySQL, Apache

Bila ingin memilih versi PHP mana yang akan dipakai, maka pilihlah menu PHP > Select PHP Version. Setelah itu barulah klik tombol Start Apache.

Berganti-ganti versi PHP dengan Uniserver

Bila ingin mengganti versi lain, Stop Apache terlebih dahulu. Kemudian pilih versi PHP dan Start Apache lagi.

Keunggulan dari software Uniserver selain bisa berganti versi PHP adalah:

  • Ukuran file software kecil
  • Bisa menambah versi PHP yang lain
  • Bisa menambah Perl, Filezilla server, dll.
  • Bisa disimpan dalam flashdisk tanpa perlu menginstall
  • Mengubah konfigurasi dengan mudah
  • Backup/Restore database MySQL ke alamat FTP
  • SMTP utility untuk mengirim email via PHP dari localhost
  • Mendukung SSL

Demikian pembahasan mengenai software Uniserver untuk menjalankan Apache, MySQL dan PHP yang bisa berganti-ganti versi. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Perbedaan Web Hosting dan Domain

 

Perbedaan web hosting dan domainBarangkali banyak yang masih bingung membedakan web hosting dengan nama domain. Berikut ini dijelaskan perbedaan nya dalam bahasa yang sederhana supaya mudah dimengerti.

Domain atau Nama Domain

Domain atau nama domain adalah alamat sebuah website. Misalnya ada sebuah alamat web http://www.microsoft.com , maka yang disebut domain adalah microsoft.com

Domain sebenarnya adalah nama alias dari alamat IP sebuah mesin, entah itu komputer, entah itu printer, HP, dsb. Pada contoh di atas, microsoft.com adalah alias dari alamat server Microsoft dengan alamat IPĀ 104.43.195.251. Karena tidak mungkin mengingat setiap alamat IP, maka diciptakanlah domain.

Setiap perusahaan atau pribadi bisa membeli domain sendiri untuk keperluan membuat website. Misalnya seorang bernama Andi Budiman ingin punya website dengan alamat sendiri, dia bisa membeli domain andibudiman.com , dsb.

Web Hosting

Web hosting adalah kegiatan menempatkan konten (berupa file HTML, gambar, database, dsb) di sebuah perusahaan penyedia jasa server web atau penyedia jasa web hosting. Penyedia jasa web hosting itu memiliki server web yang terhubung dengan jaringan Internet berkecepatan sangat tinggi selama 24jam, tidak pernah mati. Sehingga web kita bisa online dan diakses oleh publik Internet terus-menerus.

Kembali ke contoh domain di atas, Andi Budiman tidak bisa hanya memiliki domain untuk membuat website, akan tetapi harus menyewa jasa web hosting untuk menempatkan file-file desain webnya, sehingga bisa dibuka oleh publik Internet ketika seorang pengunjung mengetik http://www.andibudiman.com di sebuah browser Internet

Kalau pembaca ingin membeli domain dan berlangganan web hosting, pembaca dapat menggunakan jasa web hosting dari NiagaHoster. Selain harganya murah, kecepatan server bagus dan diberikan domain GRATIS. Klik disini untuk mendaftar di NiagaHoster.

Demikian penjelasan tentang perbedaan domain dan web hosting. Semoga bisa dipahami. Kalau masih kurang jelas silahkan ditanyakan di komentar.

Cara Menginstall PHP di Komputer Sendiri

 

Untuk belajar pemrograman PHP, kita harus menginstall software PHP di komputer sendiri. Akan tetapi sebagai sebuah interpreter PHP tidak berdiri sendiri, perlu web server misalnya Apache dan database server misalnya MySQL (karena sebagian besar aplikasi PHP menggunakan database).

Untuk pemula yang baru mulai belajar PHP, tidak usah merasa pusing tentang cara menginstall PHP. Karena sudah ada software installer mudah yang akan menginstall Apache, PHP dan MySQL sekaligus dan langsung terkonfigurasi otomatis.

Salah satu software installer PHP yang direkomendasikan adalah XAMPP. Sebuah software installer PHP yang bisa di download gratis di website: Software installer PHP

Setelah di download, silahkan jalankan softwarenya, nanti akan ditanyakan lokasi installnya. Default nya adalah: c:\xampp

Setelah beres terinstall, jalankan XAMPP, nanti akan muncul control panel XAMPP. Pada bagian Apache dan MySQL, klik tombol Start untuk menghidupkan Apache dan MySQL sehingga akan muncul status Running berwarna hijau.

Control panel XAMPP PHP Installer

Untuk memastikan bahwa Apache dan PHP sudah benar-benar aktif, coba buka browser dan ketik alamat http://localhost. Kalau instalasi sudah berhasil, maka akan tampil halaman seperti ini di browser.

Halaman depan XAMPP PHP Installer

Selanjutnya kita akan cek apakah script PHP sudah bisa dijalankan atau tidak. Bukalah Notepad, kemudian ketik program kecil sbb:

<?php
phpinfo();
?>

Simpan file dengan nama info.php di folder c:\xampp\htdocs (kalau anda install di drive d:, maka simpan di d:\xampp\htdocs ,dst.).

Sekarang buka kembali browser dan ketik alamat http://localhost/info.php

Kalau PHP sudah aktif, maka akan muncul halaman seperti ini:

PHPInfo XAMPP PHP Installer

Nah, sekarang sudah bisa mulai belajar atau praktek pemrograman PHP di komputer sendiri. Semua file .php yang ingin dijalankan harus disimpan di folder x:\xampp\htdocs (ganti x dengan drive instalasi yang sesuai). File .php juga bisa disimpan dalam folder-folder yang berbeda. Misalnya kalau disimpan di x:\xampp\htdocs\contoh\file.php, maka di browser dibuka dengan alamat http://localhost/contoh/file.php dan seterusnya.

Selamat mencoba, kalau ada detil yang kurang jelas silahkan ditanyakan di komentar.

Rekomendasi Web Hosting SSD, Cloud, VPS, Dedicated Luar Negeri

 

Rekomendasi web hosting bagus dan murah

Apakah anda sedang mencari perusahaan web hosting yang cepat, bagus dan murah untuk keperluan blog pribadi, website organisasi, maupun website perusahaan? Di bawah ini ada rekomendasi web hosting untuk anda.

Apabila target pengunjung website adalah orang orang luar negeri, memakai jasa web hosting luar negeri adalah pilihan tepat. Akan tetapi walaupun target pengunjung website adalah orang Indonesia, tidak masalah menggunakan jasa web hosting luar negeri. Apalagi kalau teknologi yang digunakan oleh perusahaan web hosting sudah yang terbaru.

A2 Hosting

A2 Hosting adalah sebuah perusahaan web hosting yang sudah berdiri sejak 1999. Layanan yang tersedia adalah shared web hosting, cloud hosting, VPS dan dedicated hosting. Mempunyai data center sendiri dan terhubung dengan jaringan-jaringan internet besar seperti:

  • Level (3)
  • Savvis
  • Global Crossing
  • Cogent Communications

Keungulan web hosting di A2 Hosting adalah aksesnya yang sangat kencang (20x lipat) karena menggunakan teknologi SSD (solid state disk). SSD adalah jenis baru harddisk yang tidak menggunakan piringan, melainkan bersifat elektronis. Penggunaan SSD ini membuat akses ke website menjadi lebih cepat.

Selain kecepatan, keunggulan dari A2 Hosting juga adalah tarif web hosting yang sangat bersaing. Untuk shared web hosting yang unlimited, tarifnya hanya US$ 4.90 per bulan. Kita bisa membayar menggunakan Paypal atau Kartu Kredit.

Bila anda membutuhkan hosting VPS, tersedia juga hosting VPS dengan tarif yang bersaing. VPS 20GB tarifnya hanya US 5.0.

Masalah support tak diragukan lagi, karena A2 Hosting menyediakan Live Chat yang bisa dihubungi setiap saat.

Anda ingin web hosting yang bagus dan murah? Jangan ragu untuk mencoba A2 Hosting. Ada jaminan uang kembali 30 hari.
fast hosting

Tutorial PHP-5: Perintah print dan echo

 

Tutorial PHP

Dalam PHP, ada dua cara untuk menampilkan data, yaitu dengan echo and print.

Pada tutorial di blog ini kita menggunakan echo (dan print) hampir dalam setiap contoh program. Jadi pada artikel ini akan dibahas mengenai kedua perintah ini.

echo dan print pada dasarnya sama. Kedua-duanya digunakan untuk menampilkan data.

Perbedaannya: echo tidak memiliki nilai return, sedangkan print mempunyai nilai return 1 sehingga dapat digunakan dalam ekspresi. echo dapat menerima banyak parameter, sedangkan print hanya menerima satu parameter. Perintah echo lebih cepat sedikit dari perintah print.

Perintah echo

Perintah echo dapat digunakan dengan atau tanpa tanda kurung: echo atau echo().

Menampilkan Teks dengan echo

Berikut ini contoh bagaimana menampilkan teks dengan perintah echo (catatan: teks dapat berisi kode HTML):

1
2
3
4
5
6
<?php
echo "<h2>PHP memang asyikkk!</h2>";
echo "Hello world!<br>";
echo "Saya lagi belajar PHP!<br>";
echo "Tulisan ", "ini ", "dibuat ", "dengan ", "banyak parameter.";
?>

Menampikan Variabel dengan echo

Di bawah ini contoh bagaimana menampilkan teks dan variabel dengan perintah echo:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
$teks1 = "Tutorial PHP";
$teks2 = "http://blog.apenta.com";
$x = 50;
$y = 42;
 
echo "<h2>$teks1</h2>";
echo "Belajar PHP di $teks2<br>";
echo $x + $y;
?>

Perintah print

Perintah print dapat digunakan dengan atau tanpa tanda kurung: print atau print().

Menampilkan Teks dengan print

Di bawah ini contoh bagaimana menampilkan teks dengan perintah print (catatan: teks dapat berisi kode HTML):

1
2
3
4
5
<?php
print "<h2>PHP memang asyikkk!</h2>";
print "Hello world!<br>";
print "Saya lagi belajar PHP!<br>";
?>

Menampilkan Variabel dengan print

Di bawah ini contoh bagaiman menampilkan teks dan variabel dengan perintah print:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
$teks1 = "Tutorial PHP";
$teks2 = "http://blog.apenta.com";
$x = 500;
$y = 12;
 
print "<h2>$teks1</h2>";
print "Belajar PHP di $teks2<br>";
print $x + $y;
?>

Menggunakan MySQLi dengan Fungsi-Fungsi SimpleDB

 

Fungsi-fungsi PHP untuk MySQLI

Bagi yang menggunakan PHP 5 atau yang lebih lama, maka sudah terbiasa menggunakan fungsi-fungsi database mysql_* (misalnya: mysql_connect, mysql_query, dsb). Akan tetapi kalau ingin beralih menggunakan PHP 7, fungsi-fungsi mysql_* itu sudah tidak ada lagi, kita harus menggunakan fungsi mysqli_* atau PDO. Bagaimana cara mengatasinya?

Penulis juga mengalami error saat berpindah ke versi 7, yaitu tidak bisa menggunakan fungsi mysql_*. Tetapi untunglah di proyek-proyek sebelumnya penulis sudah menggunakan fungsi-fungsi buatan sendiri untuk melakukan manipulasi database. Jadi tinggal modifikasi bagian dalam fungsi-nya saja, tanpa mengubah keseluruhan program.

Silahkan download SimpleDB – kumpulan fungsi MySQLi di Github.

SimpleDB selain menggunakan fungsi-fungsi mysqli_*, juga menyediakan fungsi-fungsi manipulasi database yang umum. Seperti tambah, update, delete record pada tabel. Tanpa perlu menuliskan kode SQL yang panjang, cukup dengan menyiapkan variabel array dan memanggil fungsi db_insert() atau db_update(), maka record-record baru akan ditambahkan atau diupdate ke tabel yang dimaksud.

Contoh Menggunakan Fungsi-Fungsi SimpleDB:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
<?php
 
// include file nya
require("mysqlidb.php")
 
// connect ke database
db_connect("localhost", "root", "", "hrd");
 
// contoh baca record
$q = db_query("select * from karyawan");
while ($d = db_fetch($q)) {
    print "$d->nik, $d->nama<br/>";
}
 
// contoh insert ke tabel
$a = array();
$a['name'] = "Joni";
$a['kelas']  = 5;
db_insert("siswa", $a);
 
// contoh update tabel
$a = array();
$a['name'] = "Joni Keren";
$a['kelas']  = 6;
db_update("siswa", $a, "id=10");
 
?>

Contoh-contoh lainnya dapat dilihat di halaman Github.

Code Editor yang Bagus Untuk Mengetik Program PHP

 

Untuk mengetik program atau kode, diperlukan sebuah software editor teks. Bila memakai Windows kita bisa menggunakan software Notepad. Akan tetapi Notepad sangat sederhana, hanya bisa menangani pengetikan dasar saja, kurang akan fasilitas yang membantu dalam pengetikan program seperti pengecekan sintaks, tombol cepat, dsb.

Dengan seiring perkembangan waktu, orang menciptakan code editor yang memudahkan programmer dalam pengetikan program. Code editor adalah editor teks yang diberi fasilitas diantara nya: syntax highlighting (teks dengan warna berbeda untuk masing sintaks), code completion (hanya dengan mengetik beberapa huruf, muncul nama fungsi/konstanta/variable), error checking (memberitahu kalau ada penulisan kode yang tidak lengkap atau salah).

Lalu apakah code editor yang ideal untuk memprogram PHP? Well, untuk soal memilih code editor ini biasanya dipengaruhi oleh selera masing-masing programmer. Di bawah ini sekedar saran mengenai code editor yang bisa dipakai untuk mengetik program PHP (ataupun program lainnya).

Notepad++

Notepad-Plus-Plus Code Editor PHP

Notepad++ adalah code editor yang gratis dan yang sangat populer. Walaupun gratis, fitur dari Notepad++ sudah sangat cukup. Mendukung banyak bahasa pemrograman dari A sampai Z, tidak terbatas hanya pada PHP. Pada Notepad++ sudah ada syntax highlighting, code completion, bisa run external program, bisa merekam makro, dsb. Notepade++ sangat cocok untuk programmer pemula maupun yang sudah mahir. Notepad++ hanya bisa berjalan di Windows. Download Notepad++.

Sublime Text

Sublime-Text Code Editor PHP

Sublime Text adalah code editor yang juga cukup populer, dan bisa berjalan multiplatform. Walaupun Sublime Text adalah software berbayar, tetapi versi gratisnya bisa dipakai secara normal tanpa ada batasan waktu. Salah satu kelebihan Sublime Text adalah adanya Package Manager, semacam pengelola plugin yang bisa menambahkan plugin ke Sublime Text sehingga makin memperkaya fungsi-fungsi editornya. Download Sublime Text Code Editor PHP.

Editplus

Editplus Code Editor PHP

Editplus adalah code editor yang ringan dan mendukung banyak bahasa pemrograman. Bisa menuliskan kode PHP dan menambahkan kode-kode HTML hanya dengan mengklik tombol. Secara keseluruhan Editplus adalah code editor yang enak dipakai, tetapi kekurangannya adalah tidak ada code completion yang realtime. Yaitu kemampuan untuk menampilkan nama variable atau fungsi pada saat kita mengetik beberapa huruf. Download Editplus Code Editor PHP.

Geany

Geany Code Editor PHP

Geany adalah code editor yang berjalan multiplatform. Kalau sering bekerja misalnya di Windows dan Linux tanpa ingin berganti jenis code editor, Geany bisa jadi pilihan. Walaupun namanya kurang banyak disebut, Geany sudah memiliki fitur code editor yang modern. Seperti syntax highlighting, code completion, dan mendukung banyak bahasa pemrograman termasuk PHP, Java, Python, dan sebagainya. Download Geany Code Editor PHP.

Demikian beberapa pilihan code editor untuk PHP, silahkan dipilih yang dirasa cocok. Rekomendasi dari penulis kalau menggunakan sistem operasi Windows adalah Notepad++ karena gratis dan fiturnya sudah sangat lengkap. Kalau bekerja di Linux atau MacOS, rekomendasinya adalah SublimeText.

Selamat mencoba dan happy coding!