Jul 12

Bagi anda yang biasa menulis blog atau membuat website, nama WordPress pasti sudah tidak asing lagi buat anda. Ya, WordPress adalah aplikasi blog dan CMS yang paling digemari oleh kalangan developer di seluruh dunia.

Pada tanggal 4 Juli 2011 yang lalu, WordPress merilis versi terbaru, yaitu Wordpres 3.2. Fokus dari rilis ini adalah membuatWordpress 3.2 versi terbaru segala sesuatunya menjadi lebih cepat, lebih ringan, dan lebih ramping.

Apa saja fitur baru pada WordPress 3.2?

Versi PHP dan MySQL
Salah satu perubahan teknis yang besar di WordPress 3.2 adalah meniadakan dukungan pada versi lama PHP dan MySQL.

Menggunakan PHP 5 dan MySQL 5 berarti versi WordPress yang akan datang akan lebih ringan, memiliki lebih banyak fitur, dan performa yang lebih optimal.

Persyaratan minimum WordPress yang baru adalah PHP 5.2.4 dan MySQL 5.0.

Kita dapat mengetahui apakah web server kita memenuhi persyaratan minimum cara dengan menginstall plug-in Health Check dari direktori WordPress. Dengan cara ini kita bisa mengetahui apakah versi PHP dan MySQL yang kita  jalankan sudah sesuai untuk WordPress 3.2 atau tidak.

Tidak Mendukung IE6
Wordpress 3.2 meninggalkan dukungan pada IE6, sebab banyak fitur baru yang tidak dapat dimainkan dengan browser model lama tersebut.

Bagi anda pengguna IE 6, berpindahlah ke browser yang lebih modern seperti Google Chrome, Firefox, Opera, Safari, atau IE 9.

Theme Default Baru
Pada versi ini, WordPress menyertakan theme baru bernama Twenty Eleven. Theme ini adalah penerus theme Duster yang dikembangkan oleh tim Automatic (para pengembang WordPress.com), sebuah theme yang mengesankan.

Theme Twenty Eleven meningkatkan fitur Duster. Peningkatan ini membuatnya lebih stabil dan kuat.  Theme yang bersih dan modern serta mendukung tata letak yang fleksibel. Ini berarti blog atau website yang sama akan tampil keren di ponsel, iPad ataupun monitor desktop dengan berbagai ukuran.

Fullscreen Editing
Salah satu fitur yang paling baru di WordPress 3.2 adalah penambahan mode menulis yang bebas gangguan, yaitu berupa fasilitas posting dengan kotak menulis sepenuh layar browser.

Dengan fitur ini pengguna bisa leluasa untuk menulis setiap paragraf tanpa terganggu oleh sidebar, menu dan option yang membuat sempit layar menulis.

Desain Baru Dashboard
Desain halaman admin WordPress 3.2 juga sudah ditingkatkan. Antarmuka yang baru tampil lebih bersih, lebih ramping, dan lebih ringan/cepat.

Kalau anda ingin mencoba WordPress 3.2 di komputer anda sendiri, silahkan download di halaman WordPress Indonesia atau kalau anda menggunakan jasa web hosting, silahkan menginstall melalui Fantastico di CPanel.  Kalau anda sudah punya blog atau website dengan WordPress versi lama silahkan coba upgrade dari dashboard WordPress anda (sebelumnya jangan lupa backup).

 

Tagged with:
Jun 15

Walaupun sudah tersedia fasilitas script installer Fantastico di server web hosting, kadang-kadang kita perlu membuat database sendiri untuk menginstall script buatan sendiri atau script yang dibeli dari pihak ketiga. Oleh karena itu kita harus melakukan pembuatan database MySQL secara manual.

Cara membuat database MySQL di server web hosting sangat mudah. Pembuatan ini bisa dilakukan melalui CPanel tanpa bantuan pihak admin web hosting.

Langkah-langkah membuat database MySQL

  1. Login ke CPanel
  2. Klik pada MySQL® Database Wizard
  3. Jawab setiap pertanyaan dalam wizard meliputi nama database, username dan password database.

Setelah selesai proses wizard, database MySQL anda sudah siap digunakan untuk menginstall script PHP anda. Jangan lupa bahwa nama database dan nama username akan diawali dengan username CPanel anda.

Misalnya anda membuat database bernama ‘barang’ dan username CPanel anda adalah ‘joni’. Maka database anda akan bernama ‘joni_barang’. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari duplikasi kalau ada user lain yang membuat database bernama ‘barang’ pada server hosting yang sama.

Beruntunglah ada MySQL® Database Wizard, sekarang proses membuat database MySQL menjadi lebih mudah. Selamat mencoba!

Tagged with:
Apr 20

CPanel adalah control panel web hosting yang sangat populer karena relatif lengkap dan mudah. Kalau anda baru pertama kali menggunakan –atau masih belum familiar dengan– CPanel, di bawah ini ada panduan CPanel dalam format video. Dengan video ini anda dapat menyaksikan langkah-langkah menggunakan CPanel dengan jelas dan tahap demi tahap.

Video panduan akan tampil di window baru, kalau link yang anda klik tidak muncul, cobalah matikan pop-up blocker.

CPanel  
Login ke CPanel  
Mengenal navigasi CPanel 
Mengubah password CPanel/FTP
Mengubah alamat kontak
Backup data di server
Pengenalan script installer
 
Email
Membuat account email
Menggunakan webmail
Membuat default email
Membuat autoresponder
Membuat forwarding
Melacak email
Database
Membuat database MySQL
Mengelola database dgn phpMyAdmin
 
Domain
Membuat subdomain
Membuat redirect
Memparkir domain
Domain addon
 
Pengelolaan file 
Memproteksi folder dengan password
Menggunakan file manager
Menginstall Frontpage extension
Membuat account FTP tambahan
 
Statistik

Menggunakan raw log
Melihat penggunaan diskspace
 
Fungsi lanjutan

Menggunakan hotlink protection
Menggunakan index manager
Menggunakan IP deny manager
Membuat cron jobs (scheduler)
Membuat halaman error sendiri 
Tagged with:
Apr 13

Bila anda menginstall script PHP atau Perl di website anda, ada kala nya anda harus menulis ke sebuah file. Misalnya ke dalam file teks untuk menyimpan data atau konfigurasi script.

Di server web hosting yang berbasis Linux/Unix, sebuah file yang diupload tidak otomatis dapat ditulisi (writable). Jadi bila sebuah script perlu menulis ke sebuah file, kita harus mengubah file itu menjadi writable , yaitu dengan cara mengubah permission file tersebut.

Di sistem Linux/Unix, permission dibedakan berdasarkan nomor. Nomor tersebut menentukan apakah user/group/public bisa menulis/membaca/mengeksekusi file tersebut atau tidak.

Di bawah ini contoh angka-angka permission yang sering dipakai pada sebuah file:

  • 777 - Semua bisa membaca/menulis/mengeksekusi file ini.
  • 644 - Hanya pemilik file yang bisa membaca/menulis file ini, yang lain nya hanya bisa membaca saja
  • 755 - Hanya pemilik file yang bisa membaca/menulis, yang lain hanya bisa membaca dan mengeksekusi file.

Bila script anda menampilkan pesan yang berbunyi kira-kira sbb: “Permission denied”, maka berarti anda perlu mengubah permission file itu menjadi writeable (angka 777).
Bagaimana caranya? Anda dapat mengubah file permission di CPanel -> File Manager dengan cara sbb:

  1. Masuk ke CPanel
  2. Klik “File Manager “
  3. Pilihlah file yang akan di ubah permission nya
  4. Klik menu “Change Permissions” pada menu di kolom kanan
  5. Ubah permission sesuai kebutuhan, misalnya 777 bila ingin set writeableFile Permissions

Untuk penjelasan detail tentang file permission di Linux/Unix silahkan anda baca di buku panduan Linux/Unix atau cari di Google.com.

Mengubah permission sebuah file dapat juga dilakukan melalui FTP. Satu saat nanti akan kami jelaskan.

Tagged with:
Apr 11

Tidak sedikit pengguna web hosting yang tidak tahu bahwa selain menggunakan space untuk website, mereka juga dapat membuat email account dengan domain sendiri, misalnya: nama@nama-domain.com atau nama-bagian@nama-domain.com, misalnya sales@nama-domain.com, direktur@nama-domain.com, dsb. Selain alamat email anda kelihatan lebih keren –karena memakai domain sendiri–, juga email-email tersebut dapat di download menggunakan email client seperti Microsoft Outlook atau sejenis nya.

Membuat email account di web hosting Apenta.com yang menggunakan control panel CPanel sangatlah mudah. Anda dapat menyaksikan bagaimana membuat email account dengan CPanel di video tutorial Membuat account email. Selamat menyaksikan!

Tagged with:


preload preload preload