Web Hosting Gratis 10GB Unlimited Bandwidth Mendukung PHP MySQL

Web hosting gratis 10GBBekerja dengan membuat desain web atau program web kadang memerlukan server web hosting gratisan untuk testing atau demo kepada klien / pelanggan.

Ada banyak penyedia jasa web hosting gratis yang bertebaran di Internet, seperti misalnya 000webhost dan sebagainya, tetapi sayangnya rata-rata hanya menyediakan space 1GB dan dengan versi PHP yang termasuk sudah lama.

Bagi anda pemula maupun professional yang membutuhkan web hosting gratisan untuk testing script atau untuk membuat website atau blog, sekarang ada jasa web hosting gratis dari Duniahost.com yang menyediakan web hosting gratis dengan space (kapasitas file) 10GB, bandwith unlimited dan versi PHP yang terbaru (bisa pilih versi PHP sendiri dari kontrol panel CPanel) dan harddisk jenis SSD (solid state disk) yang super cepat.

Untuk mendaftar web hosting gratis 10GB, silahkan langsung mengunjungi Duniahost.com

Selamat mencoba, selamat berkarya.

Yang sedang trend:

Rating:

Uniserver: Software Apache, MySQL dan PHP yang Dapat Berganti-ganti Versi

Uniserver PHP, MySQL, Apache Installer

Pada artikel sebelumnya, disebutkan bahwa untuk menginstall PHP bisa menggunakan software installer XAMPP. Kali kini kita akan membahas software lain, yang memungkinkan berganti-ganti versi PHP dengan mudah.

Sejauh yang penulis tahu, kekurangan XAMPP adalah hanya dapat menginstall satu versi PHP saja, tidak dapat berganti-ganti. Padahal Kadang-kadang perlu berganti versi PHP untuk mencoba apakah script kita bisa berjalan di versi tertentu atau tidak. Misalnya ada script yang ditulis di versi PHP-5, kemudian ingin di test di PHP-7.

Salah satu software AMP (Apache, MySQL, PHP) yang bisa berganti-ganti versi PHP adalah Uniserver. Silahkan download gratis disini.

Setelah selesai download, buka filenya. Nanti akan ditanyakan kemana akan meng-ekstrak Uniserver. Misalnya ke drive C: seperti contoh ini.

Install Uniserver

Setelah proses ekstrak selesai, akan terbentuk folder C:\UniServerZ yang berisi file-file dan folder-folder Uniserver.

Uniserver PHP Installer

Untuk menjalankan Uniserver ini, pertama-tama klik pada file UniController.exe, maka akan muncul jendela Uniserver dimana kita bisa menentukan setting dan menjalankan server Apache & MySQL.

Install PHP, MySQL, Apache

Bila ingin memilih versi PHP mana yang akan dipakai, maka pilihlah menu PHP > Select PHP Version. Setelah itu barulah klik tombol Start Apache.

Berganti-ganti versi PHP dengan Uniserver

Bila ingin mengganti versi lain, Stop Apache terlebih dahulu. Kemudian pilih versi PHP dan Start Apache lagi.

Keunggulan dari software Uniserver selain bisa berganti versi PHP adalah:

  • Ukuran file software kecil
  • Bisa menambah versi PHP yang lain
  • Bisa menambah Perl, Filezilla server, dll.
  • Bisa disimpan dalam flashdisk tanpa perlu menginstall
  • Mengubah konfigurasi dengan mudah
  • Backup/Restore database MySQL ke alamat FTP
  • SMTP utility untuk mengirim email via PHP dari localhost
  • Mendukung SSL

Demikian pembahasan mengenai software Uniserver untuk menjalankan Apache, MySQL dan PHP yang bisa berganti-ganti versi. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Yang sedang trend:

Rating:

Cara Menginstall PHP di Komputer Sendiri

Untuk belajar pemrograman PHP, kita harus menginstall software PHP di komputer sendiri. Akan tetapi sebagai sebuah interpreter PHP tidak berdiri sendiri, perlu web server misalnya Apache dan database server misalnya MySQL (karena sebagian besar aplikasi PHP menggunakan database).

Untuk pemula yang baru mulai belajar PHP, tidak usah merasa pusing tentang cara menginstall PHP. Karena sudah ada software installer mudah yang akan menginstall Apache, PHP dan MySQL sekaligus dan langsung terkonfigurasi otomatis.

Salah satu software installer PHP yang direkomendasikan adalah XAMPP. Sebuah software installer PHP yang bisa di download gratis di website: Software installer PHP

Setelah di download, silahkan jalankan softwarenya, nanti akan ditanyakan lokasi installnya. Default nya adalah: c:\xampp

Setelah beres terinstall, jalankan XAMPP, nanti akan muncul control panel XAMPP. Pada bagian Apache dan MySQL, klik tombol Start untuk menghidupkan Apache dan MySQL sehingga akan muncul status Running berwarna hijau.

Control panel XAMPP PHP Installer

Untuk memastikan bahwa Apache dan PHP sudah benar-benar aktif, coba buka browser dan ketik alamat http://localhost. Kalau instalasi sudah berhasil, maka akan tampil halaman seperti ini di browser.

Halaman depan XAMPP PHP Installer

Selanjutnya kita akan cek apakah script PHP sudah bisa dijalankan atau tidak. Bukalah Notepad, kemudian ketik program kecil sbb:

<?php
phpinfo();
?>

Simpan file dengan nama info.php di folder c:\xampp\htdocs (kalau anda install di drive d:, maka simpan di d:\xampp\htdocs ,dst.).

Sekarang buka kembali browser dan ketik alamat http://localhost/info.php

Kalau PHP sudah aktif, maka akan muncul halaman seperti ini:

PHPInfo XAMPP PHP Installer

Nah, sekarang sudah bisa mulai belajar atau praktek pemrograman PHP di komputer sendiri. Semua file .php yang ingin dijalankan harus disimpan di folder x:\xampp\htdocs (ganti x dengan drive instalasi yang sesuai). File .php juga bisa disimpan dalam folder-folder yang berbeda. Misalnya kalau disimpan di x:\xampp\htdocs\contoh\file.php, maka di browser dibuka dengan alamat http://localhost/contoh/file.php dan seterusnya.

Selamat mencoba, kalau ada detil yang kurang jelas silahkan ditanyakan di komentar.

Yang sedang trend:

Rating:

Code Editor yang Bagus Untuk Mengetik Program PHP

Untuk mengetik program atau kode, diperlukan sebuah software editor teks. Bila memakai Windows kita bisa menggunakan software Notepad. Akan tetapi Notepad sangat sederhana, hanya bisa menangani pengetikan dasar saja, kurang akan fasilitas yang membantu dalam pengetikan program seperti pengecekan sintaks, tombol cepat, dsb.

Dengan seiring perkembangan waktu, orang menciptakan code editor yang memudahkan programmer dalam pengetikan program. Code editor adalah editor teks yang diberi fasilitas diantara nya: syntax highlighting (teks dengan warna berbeda untuk masing sintaks), code completion (hanya dengan mengetik beberapa huruf, muncul nama fungsi/konstanta/variable), error checking (memberitahu kalau ada penulisan kode yang tidak lengkap atau salah).

Lalu apakah code editor yang ideal untuk memprogram PHP? Well, untuk soal memilih code editor ini biasanya dipengaruhi oleh selera masing-masing programmer. Di bawah ini sekedar saran mengenai code editor yang bisa dipakai untuk mengetik program PHP (ataupun program lainnya).

Notepad++

Notepad-Plus-Plus Code Editor PHP

Notepad++ adalah code editor yang gratis dan yang sangat populer. Walaupun gratis, fitur dari Notepad++ sudah sangat cukup. Mendukung banyak bahasa pemrograman dari A sampai Z, tidak terbatas hanya pada PHP. Pada Notepad++ sudah ada syntax highlighting, code completion, bisa run external program, bisa merekam makro, dsb. Notepade++ sangat cocok untuk programmer pemula maupun yang sudah mahir. Notepad++ hanya bisa berjalan di Windows. Download Notepad++.

Sublime Text

Sublime-Text Code Editor PHP

Sublime Text adalah code editor yang juga cukup populer, dan bisa berjalan multiplatform. Walaupun Sublime Text adalah software berbayar, tetapi versi gratisnya bisa dipakai secara normal tanpa ada batasan waktu. Salah satu kelebihan Sublime Text adalah adanya Package Manager, semacam pengelola plugin yang bisa menambahkan plugin ke Sublime Text sehingga makin memperkaya fungsi-fungsi editornya. Download Sublime Text Code Editor PHP.

Editplus

Editplus Code Editor PHP

Editplus adalah code editor yang ringan dan mendukung banyak bahasa pemrograman. Bisa menuliskan kode PHP dan menambahkan kode-kode HTML hanya dengan mengklik tombol. Secara keseluruhan Editplus adalah code editor yang enak dipakai, tetapi kekurangannya adalah tidak ada code completion yang realtime. Yaitu kemampuan untuk menampilkan nama variable atau fungsi pada saat kita mengetik beberapa huruf. Download Editplus Code Editor PHP.

Geany

Geany Code Editor PHP

Geany adalah code editor yang berjalan multiplatform. Kalau sering bekerja misalnya di Windows dan Linux tanpa ingin berganti jenis code editor, Geany bisa jadi pilihan. Walaupun namanya kurang banyak disebut, Geany sudah memiliki fitur code editor yang modern. Seperti syntax highlighting, code completion, dan mendukung banyak bahasa pemrograman termasuk PHP, Java, Python, dan sebagainya. Download Geany Code Editor PHP.

Demikian beberapa pilihan code editor untuk PHP, silahkan dipilih yang dirasa cocok. Rekomendasi dari penulis kalau menggunakan sistem operasi Windows adalah Notepad++ karena gratis dan fiturnya sudah sangat lengkap. Kalau bekerja di Linux atau MacOS, rekomendasinya adalah SublimeText.

Selamat mencoba dan happy coding!

Yang sedang trend:

Rating:

5 Alasan Mengapa PHP Disukai Developer Web

5 Alasan Mengapa PHP disukai para developer web

Di dalam dunia pemrograman, bahasa yang paling banyak digunakan untuk pengembangan web adalah PHP. Ini dikarenakan PHP adalah bahasa yang memang dirancang untuk web dan juga banyak library open-source pendukungnya. Ada banyak keuntungan menggunakan PHP sebagai bahasa untuk pengembangan web. Di bawah ini dicantumkan 5 alasan mengapa para developer web menyukai PHP.

Sederhana:

Bahasa PHP dipengaruhi oleh sintaks C, relatif sederhana di bandingkan dengan Perl atau Python. Ini sebabnya disukai oleh programmer, bahkan programmer pemula pun relatif mudah untuk mempelajari PHP.

Fleksibel:

Script PHP mudah dimodifikasi. Kalau program yang dibuat sudah berjalan dan ingin diubah, maka tinggal diubah saja menggunakan kode editor, kemudian reupload ke server web hosting. Atau bisa langsung diedit menggunakan software FTP dan perubahan script tersebut langsung diterapkan secara realtime.

Integrasi:

PHP kompatibel dengan banyak OS (Operating System), dan dapat dengan mudah di integrasikan di berbagai OS yang berbeda-beda. Bisa berjalan di Unix, Linux, Solaris, OSX, Windows, dsb.

Kinerja:

Kinerja PHP sudah tak diragukan lagi, jutaan web di seluruh dunia menggunakan PHP. Blog yang sedang anda baca inipun pakai PHP. Dan sekarang ada PHP-7 dengan teknologi engine terbaru yang lebih cepat berkali-lipat.

Biaya:

Menggunakan PHP berarti sangat hemat, karena tidak ada biaya untuk membeli lisensi atau software. Karena PHP adalah open-source dan dapat bekerja dengan bermacam database yang juga open-source, seperti PostgreSQL, MySQL, MariaDB, dll.

PHP adalah pemrograman web yang relatif mudah, murah, dan didukung oleh komunitas yang menyediakan berbagai fungsi, aplikasi, dan contoh-contoh program. Tak dapat dipungkiri, PHP adalah bahasa pemrograman server-side yang disukai para developer web saat ini.

Yang sedang trend:

Rating:

Contoh Dasar PHP Menggunakan Database MySQL dengan Fungsi-fungsi MySQLi

Koneksi database MySQL dengan PHP

Saat artikel ini ditulis, versi PHP sudah mencapai versi 7. Selain ada penambahan fitur-fitur baru, di versi PHP-7 juga ada fitur yang dihilangkan. Salah satu fitur yang dihilangkan adalah support pada ekstensi MySQL. Setiap programmer yang ingin menggunakan MySQL di PHP-7, harus menggunakan ektensi MySQLi (i artinya improved) atau menggunakan PDO.

Kelebihan menggunakan ektensi MySQLi antara lain:

  • Bersifat object-oriented
  • Mendukung Prepared Statements
  • Mendukung Multiple Statements
  • Mendukung Transactions

Di bawah ini contoh dasar bagaimana PHP berkomunikasi dengan database MySQL menggunakan fungsi-fungsi MySQLi. Kalau belum mengerti cara membaca database dan mengupdate database dengan SQL, silahkan pelajari dasar-dasar SQL disini.

Contoh script PHP dengan MySQLi:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
<?php
// Buat koneksi ke database
$db = new mysqli('localhost', 'user', 'pass', 'database_saya');
 
if($db->connect_errno > 0){
    die('Gagal membuka database ['. $db->connect_error.']');
}
 
// Contoh membaca record dari sebuah tabel
$sql = "SELECT * FROM user where stat='aktif' "; 
 
if(!$result = $db->query($sql)){
    die('Gagal menjalankan query ['.$db->error.']');
}
 
// Tampilkan jumlah record
echo 'Jumlah record terbaca: '. $result->num_rows;
 
// Contoh membaca semua record dan tampilkan 
while($record = $result->fetch_assoc()){
    echo "Username: ".$record['username'] . '<br />';
}
 
// Bersihkan memori penampung hasil
$result->free();
 
// Tutup database
$db->close();
 
?>

Menggunakan extensi MySQLi untuk terhubung ke database MySQL ternyata tidak sulit bukan? Selamat mencoba dan happy coding.

Yang sedang trend:

Rating: