Mengapa File yang Sudah Diupload Tidak Muncul di Website?

File yang di upload tidak muncul di websiteFile HTML atau PHP yang sudah kita upload ke server ternyata tidak muncul di website. Kira-kira apa penyebabnya?

Ini beberapa kemungkinan penyebab file desain atau script PHP yang sudah di upload tidak muncul di website atau tidak mengupdate konten yang sudah ada.

Upload ke Server yang Salah

Mungkin maksud hati mengupload ke server A, akan tetapi yang yang dituju pada FTP atau file manager adalah server B. Kadang-kadang ini terjadi kalau sering bekerja pada beberapa beberapa website alamat server berbeda.

Upload ke Folder yang Salah

Pada umumnya, lokasi file web adalah di /home/user/public_html , kalau uploadnya ke folder yang salah, misalnya ke folder /home/, maka file-file yang kita upload tidak akan muncul web browser.

Ada Kesalahan di Script PHP

Kalau ada kesalahan pada script PHP dan setting error_reporting nya dimatikan, maka halaman website akan menampilkan halaman blank. Untuk mengecek apakah ada error, maka aktifkan sementara error_reporting dengan pernyataan error_reporting(E_ALL); kemudian upload ulang script nya dan cek apakah sudah muncul atau apakah ada error pada scriptnya.

 

Yang sedang trend:

Rating:

Contoh Dasar PHP Menggunakan Database MySQL dengan Fungsi-fungsi MySQLi

Koneksi database MySQL dengan PHP

Saat artikel ini ditulis, versi PHP sudah mencapai versi 7. Selain ada penambahan fitur-fitur baru, di versi PHP-7 juga ada fitur yang dihilangkan. Salah satu fitur yang dihilangkan adalah support pada ekstensi MySQL. Setiap programmer yang ingin menggunakan MySQL di PHP-7, harus menggunakan ektensi MySQLi (i artinya improved) atau menggunakan PDO.

Kelebihan menggunakan ektensi MySQLi antara lain:

  • Bersifat object-oriented
  • Mendukung Prepared Statements
  • Mendukung Multiple Statements
  • Mendukung Transactions

Di bawah ini contoh dasar bagaimana PHP berkomunikasi dengan database MySQL menggunakan fungsi-fungsi MySQLi. Kalau belum mengerti cara membaca database dan mengupdate database dengan SQL, silahkan pelajari dasar-dasar SQL disini.

Contoh script PHP dengan MySQLi:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
<?php
// Buat koneksi ke database
$db = new mysqli('localhost', 'user', 'pass', 'database_saya');
 
if($db->connect_errno > 0){
    die('Gagal membuka database ['. $db->connect_error.']');
}
 
// Contoh membaca record dari sebuah tabel
$sql = "SELECT * FROM user where stat='aktif' "; 
 
if(!$result = $db->query($sql)){
    die('Gagal menjalankan query ['.$db->error.']');
}
 
// Tampilkan jumlah record
echo 'Jumlah record terbaca: '. $result->num_rows;
 
// Contoh membaca semua record dan tampilkan 
while($record = $result->fetch_assoc()){
    echo "Username: ".$record['username'] . '<br />';
}
 
// Bersihkan memori penampung hasil
$result->free();
 
// Tutup database
$db->close();
 
?>

Menggunakan extensi MySQLi untuk terhubung ke database MySQL ternyata tidak sulit bukan? Selamat mencoba dan happy coding.

Yang sedang trend:

Rating: